DSpace Repository

PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER PIPA PROYEK SEWAGE TREATMENT PLANT MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN OPTIMASI ALOKASI PEMESANAN PIPA DENGAN MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING (STUDI KASUS: PT. ENERBA TEKNOLOGI)

Show simple item record

dc.contributor.author Ulina, Dosma
dc.contributor.author Bagus Herlambang, Mega
dc.date.accessioned 2026-01-06T06:50:53Z
dc.date.available 2026-01-06T06:50:53Z
dc.date.issued 2025-08
dc.identifier.uri http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3105
dc.description Dosen Pembimbing: Ir. Mega Bagus Herlambang, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng en_US
dc.description.abstract Pemilihan Supplier yang tepat merupakan elemen krusial dalam mendukung keberhasilan proyek, seperti industri konstruksi pengolahan air limbah yaitu Sewage Treatment Plant (STP). Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Mixed Integer Linear Programming (MILP) untuk mengoptimalkan pemilihan dan alokasi pemesanan pipa proyek STP di PT Enerba Teknologi. Masalah utama adalah pemilihan Supplier dan alokasi pemesanan pipa belum optimal karena hanya berdasarkan harga satuan terendah tanpa mempertimbangkan biaya tetap, MOQ, kapasitas, dan biaya pengiriman. Pertama dilakukan dengan pendekatan AHP untuk menentukan bobot kriteria dan memprioritaskan Supplier berdasarkan empat kriteria utama: harga, kualitas, waktu pengiriman, dan pembayaran. Hasil perhitungan AHP menunjukkan bahwa kriteria harga memiliki pengaruh tertinggi dengan bobot 0,284. Selain itu, diperoleh nilai Consistency Ratio (CR) di bawah 0,10 menandakan konsistensi penilaian yang baik. Berdasarkan hasil AHP, Supplier B dipilih sebagai alternatif terbaik dengan nilai prioritas tertinggi sebesar 34,2%. Selanjutnya, pendekatan MILP dirancang untuk mengoptimalkan alokasi pemesanan pipa kepada Supplier B. Model mempertimbangkan kebutuhan total pipa sebanyak 70 unit, kapasitas maksimum pemasok, MOQ, serta komponen biaya seperti harga per unit, biaya pengiriman, dan biaya tetap. Fungsi tujuan dari model MILP adalah meminimalkan total biaya pengadaan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa alokasi paling efisien adalah memesan 40 unit PVC 2 Rucika dan 30 unit PVC 2 Alderon dari Supplier B dengan biaya minimum sebesar Rp3.205.000, menghasilkan penghematan sebesar Rp1.795.000 dari anggaran maksimum Rp5.000.000. Integrasi metode AHP dan MILP ini terbukti efektif dalam memberikan dasar pengambilan keputusan yang objektif, efisien, dan berbasis data untuk pemilihan serta pengalokasian Supplier secara optimal. en_US
dc.publisher Institut Teknologi Indonesia en_US
dc.subject Analytical Hierarchy Process (AHP) en_US
dc.subject Mixed Integer Linear Programming (MILP) en_US
dc.subject Optimasi Biaya en_US
dc.subject Pemilihan Supplier en_US
dc.subject Proyek Sewage Treatment Plant (STP) en_US
dc.title PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER PIPA PROYEK SEWAGE TREATMENT PLANT MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN OPTIMASI ALOKASI PEMESANAN PIPA DENGAN MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING (STUDI KASUS: PT. ENERBA TEKNOLOGI) en_US
dc.identifier.nim NIM1132100007


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account