Abstract:
Pemilihan Supplier yang tepat merupakan elemen krusial dalam mendukung keberhasilan proyek, seperti
industri konstruksi pengolahan air limbah yaitu Sewage Treatment Plant (STP). Penelitian ini bertujuan
untuk mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Mixed Integer Linear
Programming (MILP) untuk mengoptimalkan pemilihan dan alokasi pemesanan pipa proyek STP di PT
Enerba Teknologi. Masalah utama adalah pemilihan Supplier dan alokasi pemesanan pipa belum optimal
karena hanya berdasarkan harga satuan terendah tanpa mempertimbangkan biaya tetap, MOQ, kapasitas,
dan biaya pengiriman. Pertama dilakukan dengan pendekatan AHP untuk menentukan bobot kriteria dan
memprioritaskan Supplier berdasarkan empat kriteria utama: harga, kualitas, waktu pengiriman, dan
pembayaran. Hasil perhitungan AHP menunjukkan bahwa kriteria harga memiliki pengaruh tertinggi
dengan bobot 0,284. Selain itu, diperoleh nilai Consistency Ratio (CR) di bawah 0,10 menandakan
konsistensi penilaian yang baik. Berdasarkan hasil AHP, Supplier B dipilih sebagai alternatif terbaik
dengan nilai prioritas tertinggi sebesar 34,2%. Selanjutnya, pendekatan MILP dirancang untuk
mengoptimalkan alokasi pemesanan pipa kepada Supplier B. Model mempertimbangkan kebutuhan total
pipa sebanyak 70 unit, kapasitas maksimum pemasok, MOQ, serta komponen biaya seperti harga per unit,
biaya pengiriman, dan biaya tetap. Fungsi tujuan dari model MILP adalah meminimalkan total biaya
pengadaan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa alokasi paling efisien adalah memesan 40 unit PVC 2
Rucika dan 30 unit PVC 2 Alderon dari Supplier B dengan biaya minimum sebesar Rp3.205.000,
menghasilkan penghematan sebesar Rp1.795.000 dari anggaran maksimum Rp5.000.000. Integrasi metode
AHP dan MILP ini terbukti efektif dalam memberikan dasar pengambilan keputusan yang objektif, efisien,
dan berbasis data untuk pemilihan serta pengalokasian Supplier secara optimal.
Description:
Dosen Pembimbing: Ir. Mega Bagus Herlambang, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng