Abstract:
Sumber daya manusia memegang peranan penting dalam setiap penyelanggaraan kegiatan
perusahaan meskipun peran dan fungsi tersebut telah banyak digantikan oleh mesin-mesin industri. Akan
tetapi, pada kenyataannya hingga saat ini sumber daya manusia masih menjadi faktor penting dalam
terlaksananya aktivitas suatu perusahaan, sehingga dapat dikatakan sumber daya manusia merupakan aset
berharga bagi perusahaan atau salah satu indikator penting dalam terciptanya keberhasilan suatu industri
perusahaan. Penggunaan alat pelindung diri (APD) ini menjadi salah satu strategi yang penting dalam upaya
mencegah kecelakaan kerja karena berfungsi untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuh terhadap
kemungkinan adanya potensi bahaya kecelakaan dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan di PT. PLN
(Persero) UP3 Banten Selatan dengan objek penelitian yang diambil adalah pengaruh leadership dan tingkat
kesadaran terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD). Jenis penelitian yang digunakan adalah
penelitian kuantitatif dengan mengumpulkan data dengan observasi, penyebaran kuesioner dan wawancara
kepada team leader K3L. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa leadership berpengaruh terhadap
penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan nilai sig. 0,009 < 0,05. Tingkat kesadaran juga berpengaruh
terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Selain itu, leadership dan
tingkat kesadaran diri juga berpengaruh terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan nilai
sig. 0,000 < 0,05. Penilaian resiko terhadap potensi bahaya berdasarkan analisis dengan metode HIRARC
(Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) yaitu pernyataan pada indikator leadership
termasuk dalam kategori low risk dan moderate risk. Pernyataan lainnya pada indikator tingkat kesadaran
termasuk dalam kategori high risk.