| dc.description.abstract |
Industri kimia berperan penting dalam upaya meningkatkan sektor perekonomian dalam
negeri dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan pendapatan negara
ekspor bahan kimia. Sehingga pemerintah terus berupaya untuk mendorong pengembangan
industry kimia dalam negeri. Tujuan didirikan pabrik kimia ini adalah untuk meningkatkan
jumlah ekspor bahan kimia Indonesia terutama Formaldehid, agar tercipta nya struktur ekonomi
yang lebih kuat serta meningkatkan kualitas hidup penduduk local. Serta untuk mendorong
hilirisasi bahan baku yang sudah ada di Indonesia menjadi suatu produk yang memiliki nilai
jual yang lebih tinggi. Perlu diketahui jumlah produksi bahan baku formaldehid yaitu methanol
di Indonesia cukup tinggi sebab itu pabrik formaldehid ini didirikan.
Pabrik ini direncanakan didirikan di daerah Kawasan Industri Bontang, Kalimantan
Timur dengan luas 5000 m2
. Adapun konsturksi dimulai tahun 2025 dan rencana beroperasi
pada tahun 2027. Proses yang digunakan pada pabrik formaldehid dari bahan baku methanol
ini adalah proses Formox dengan menggunakan katalis Iron;Molybdenum. Bahan baku
methanol ini direaksikan didalman rekator fixed bed multitube dengan katalis
Iron;Molybdenum pada kondisi 350oC dan tekanan 1 atm untuk menghasilkan formaldehid
dengan konversi 98% terhadap methanol. Diperlukan utilitas berupa air sebesar 4481,27 kg/jam
yang diperoleh dari air Kawasan industri Bontang, listrik 291,87 kWh dari listrik yang
disediakan oleh Kawasan industri Bontang serta bahan bakar berupa gas methane 19,51 kg/jam
Perusahaan ini berbadan hukum Persereoan Terbatas (PT). Perusahaan ini dipimpin oleh
satu orang direktur utama dengan jumlah karyawan sebanyak 131 orang. Dari hasil Analisa
ekonomi yang telah dilakukan, diperoleh: 1. Pembangunan parbik akan dilakukan selama 2 tahun yang dimulai pada akhir tahun 2025,
sehingga pabrik dapat beroperasi 2027
Total Modal Investasi : Rp 319.770.521.108
- Modal Pribadi (62%) : Rp 199.770.521.108
- Pinjaman Bank (38%) : RP 120.000.000.000
2. Suku Bunga Pertahun : 8,5 %
3. Jangka Waktu Pinjaman : 7 tahun
4. Break Even Point (BEP) tahun pertama : 53 %
5. Internal Rate of Return ( IRR) : 31,03 %
6. Minimum Payback Period (MPP) : 4 tahun 11 bulan 19 hari
Dari hasil analisa ekonomi di atas dan ditunjang dengan perekonomian Indonesia yang
stabil dan berkembang , maka pabrik formaldehid dengan kapasitas 25.000 ton pertahun layak
untuk didirikan |
en_US |