Abstract:
Departemen Quality berfokus pada pengujian dan pemeriksaaan produk atau layanan setelah diproduksi,
Pada pengamatan kali ini terdiri dari 11 orang dengan masing-masing job description sesuai bagaiannya.
Penelitian ini bertujua mengukur beban kerja dan menentukan jumlah tenaga kerja yang ideal menggunakan
metode Work Load Analysis (WLA) dan Full time Equivalent (FTE) pada departemen quality di PT. Jinwoo
Engineering Indonesia. Metode ini menghitung beban kerja berdasarkan waktu kerja efektif dan aktivitas
harian karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja pada departemen quality berada di atas
standar >100%, Dengan 1 Orang dalam kategori underload (QMS 93,35%), Lalu 1 Orang inload (LQC PM
99,43%), Sedangkan 9 Orang overload (IQC 130,88%, LQC F 122,51%, LQC F2 122,61%, LQC R
131,31%, LQC T 130,44%, LQC P 124,34%, LQCT PT 128,60%, OQC M 118,89%, OQC P 120,46%),
Yang mengindikasikan beban kerja berlebih dan potensi penurunan kinerja. Analisis lebih lanjut
menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja saat ini tidak mencukupi berdasarkan hasil perhitungan dan
diperlukan penambahan sebanyak 3 Orang pada 9 Unit yang mengalami Overload agar beban kerja dapat
didistribusikan secara merata. Berdasarkan usulan penambahan tenaga kerja penelitian ini dapat
meningkatkan produktivitas sebesar 50% seperti pada unit OQC Metal & Plastik. Penambahan tenaga kerja
pun tidak luput dari pengeluaran biaya operasional sebesar Rp. 12.900.000,- untuk upah pekerja sebanyak
3 Orang (Penambahan Tenaga Kerja) guna mendukung keberlanjutan operasional secara efektif dan
produktif.
Description:
Dosen Pembimbing: Silvia Merdikawati, S.T., M.T., M.B.A, Ph.D