Abstract:
Pengelolaan persediaan yang efektif merupakan faktor kritis dalam meningkatkan kinerja
operasional gudang PT. XYZ, khususnya dalam meminimalkan kerugian akibat produk
kadaluarsa. Penelitian ini menganalisis secara komprehensif penerapan metode First In
First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO) melalui pendekatan kuantitatif
dengan menggunakan data transaksi gudang selama periode tertentu dan melakukan
pengujian statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi metode ini memberikan peningkatan signifikan dibandingkan metode yang
digunakan saat ini. Pencapaian penurunan kerugian produk kadaluarsa sebesar
64,4% (dari Rp 7,875,000 menjadi Rp. 2,800,000) dan biaya penyimpanan mencapai
60% (dari Rp. 1,227,625 menjadi Rp. 491,050). Hasil uji statistik paired sample t-test
memperkuat metode ini dengan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik.
Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan implementasi, termasuk
ketergantungan pada proses manual, inkonsistensi data persediaan, dan keterbatasan
sumber daya manusia. Namun demikian, penerapan metode FIFO dan FEFO yang
sistematis terbukti mampu meningkatkan akurasi pengendalian stok, mengurangi
pemborosan, dan menciptakan sistem distribusi yang lebih terstruktur. Sehingga dapat
menciptakan efisiensi operasional gudang. Untuk memaksimalkan manfaatnya,
disarankan untuk menerapkan digitalisasi sistem gudang, dan peningkatan kapasitas
sumber daya manusia melalui pelatihan khusus.
Description:
Dosen Pembimbing: Silvia Medikawati, S.T., M.T., MBA., Ph.D