Abstract:
PT. Jinwoo Engineering Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen industri
berupa Plate Front C untuk lemari pendingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis
pemborosan dan faktor yang mempengaruhi pemborosan tertinggi pada produksi Plate Front C
menggunakan Waste Assessment Model (WAM). Selain itu, penelitian ini mengevaluasi alat pemetaan yang
sesuai untuk mengatasi pemborosan dominan menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan
menentukan alternatif perbaikan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Selama tahun 2023, PT. Jinwoo
Engineering Indonesia mengalami kesulitan memenuhi batas minimum produk cacat (NG) dalam proses
pengecatan, dengan rata-rata produk NG mencapai 7,9% dari toleransi maksimum 5%. Masalah utama yang
sering terjadi adalah kehabisan Coil pada metal press, yang seharusnya diganti setiap 26 hari, namun habis
pada hari ke-24 akibat overproduksi. Jenis pemborosan yang ditemukan meliputi Defect, Overproduction,
Inventory, dan Waiting. Dengan menggunakan WAM, penelitian ini mengidentifikasi tujuh jenis
pemborosan: Defect (20,31%), Inventory (17,87%), Overproduction (17,33%), Motion (13,86%), Waiting
(13,26%), Transportation (10,73%), dan Process (6,63%). Defect adalah pemborosan terbesar di PT.
Jinwoo Engineering Indonesia. Studi ini juga melakukan pemetaan Value Stream Mapping (VSM) dengan
Current State Mapping (CSM) dan Future State Mapping (FSM). Hasil CSM menunjukkan 41 kegiatan
dengan total leadtime 3.303 detik. Setelah perbaikan, FSM menunjukkan 38 kegiatan dengan total leadtime
2.238 detik. Peningkatan nilai PCE sebesar 14,43% menunjukkan efisiensi proses produksi Plate Front C
meningkat dari 30,34% menjadi 44,77%.
Description:
Dosen Pembimbing: Dra. Ir. Ni Made Sudri, M.M., M.T., IPM., ASEAN.Eng