Abstract:
Pengelolaan efluen aktif di Instalasi Pengelolaan Limbah Radioaktif (IPLR) merupakan
aspek krusial untuk menjamin keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan. Efluen
aktif sebagai hasil akhir pengolahan limbah radioaktif cair masih mengandung aktivitas
radioaktif rendah, sehingga memerlukan pemantauan sebelum dibuang ke lingkungan.
Saat ini, pemantauan di IPLR sebagian besar masih dilakukan secara konvensional,
sehingga terbatas dari segi efisiensi, kontinuitas, dan berpotensi menimbulkan risiko
keselamatan akibat keterlibatan langsung petugas di area radiasi. Berdasarkan kondisi
tersebut, diperlukan sistem pemantauan otomatis yang dapat diakses dari jarak jauh untuk
meningkatkan efektivitas dan keselamatan operasional. Penelitian ini membuat dan
mengimplementasikan prototipe sistem pemantauan level dan pH efluen cair berbasis IoT,
yang memanfaatkan sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi ketinggian, sensor
pH-4502C sebagai pengukur pH, mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, serta
aplikasi Telegram sebagai media pemantauan dan notifikasi jarak jauh. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa kedua sensor memiliki kestabilan dan konsistensi yang baik. Sensor
ultrasonik HC-SR04 mampu membaca ketinggian cairan dengan rata-rata selisih absolut
0,49 cm dan selisih relatif rata-rata 4,08%, sedangkan sensor pH-4502C menunjukkan
rata-rata selisih absolut 0,18 pH dan selisih relatif 2,96%. Sistem komunikasi berbasis
Telegram berhasil mengirimkan data pemantauan secara otomatis pada batas level yang
telah ditentukan, serta menerima input rekomendasi teknis pengguna berdasarkan hasil
analisis laboratorium. Kendali valve otomatis mampu mengatur aliran efluen berdasarkan
level, pH, dan radioaktivitas. Secara keseluruhan, prototipe yang dikembangkan telah
memenuhi tujuan penelitian dan menunjukkan kinerja yang sesuai dengan perencanaan
serta kriteria pengendalian yang telah ditetapkan.
Description:
Dosen Pembimbing: Ir. Tita Aisyah, ST., M.T., IPM