Abstract:
Perekonomian adalah hal yang sangat penting bagi masyarakat di suatu daerah karena
pertumbuhan perekonomian itu sendiri menjadi tolak ukur yang dapat dipakai untuk
meningkatkan pembangunan daerah. Namun, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang
berkualitas menjadi tantangan tersendiri bagi suatu daerah, terutama karena keterbatasan
sumber daya, ketimpangan sosial-ekonomi, tingkat urbanisasi yang cepat, dan kurangnya
infrastruktur. Kota Sukabumi, sebagai wilayah administrasi terkecil ketiga di Provinsi
Jawa Barat, menghadapi tantangan-tantangan ini dengan keterbatasan sumber daya
alamnya dan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya.
Rata-rata persentase penduduk miskin di Kota Sukabumi dari tahun 2017-2022 mencapai
7,71%, lebih tinggi dari Kabupaten Sukabumi, dan meningkat pada tahun 2020. Kondisi
ini menjadi perhatian penting dalam konteks komitmen global Sustainable Development
Goals (SDGs) yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini penulis mencoba untuk
melakukan penelitian dengan judul “Strategi Pengembangan Sektor Unggulan Kota
Sukabumi”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui analisis
Location Quotient, Shiftshare, Tipologi Klassen, dan Overlay untuk mengidentifikasi
sektor-sektor unggulan di Kota Sukabumi selama periode 2015-2022. Hasil analisis
menunjukkan bahwa sektor-sektor unggulan meliputi transportasi dan pergudangan, jasa
keuangan dan asuransi, jasa pendidikan, jasa lainnya, pengadaan air, perdagangan besar
serta eceran, pengadaan listrik dan gas, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta
jasa kesehatan. sektor yang paling menonjol di antaranya adalah penyediaan akomodasi,
jasa kesehatan, dan jasa lainnya, yang kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan
SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan yang diharapkan dapat mendorong
pertumbuhan ekonomi di Kota Sukabumi.