Abstract:
Salah satu pendekatan untuk meningkatkan efisiensi produktivitas pertanian adalah
dengan memanfaatkan teknologi modern dalam penanaman padi, khususnya
melalui penerapan mesin tanam padi atau rice transplanter. Tugas akhir ini
bertujuan untuk merancang dan mengoptimalkan pemanfaatan rice transplanter
pada lahan terasering dengan menciptakan sistem modular leher transmisi yang
dapat dirakit dan dibongkar dengan mudah, tanpa mengurangi fungsi maupun
kekuatannya. Proyek ini mencakup proses desain, simulasi, dan pengujian sistem
modular rice transplanter melalui uji beban statis. Dalam sistem transmisi, sproket
yang digunakan memiliki 9 gigi, sementara bevel gear memiliki 18 gigi. Hasil
simulasi menunjukkan bahwa setiap poros yang diuji memiliki faktor keamanan
(FOS) yang memadai, dan berbagai upaya pengoptimalan desain telah dilakukan
agar siap untuk tahap manufaktur. Secara rinci, poros depan memiliki nilai FOS
sebesar 2, sedangkan poros belakang mencapai FOS 2,1, menggunakan material
AISI 1045 yang memiliki yield strength sebesar 530 N/m². Proses manufaktur
modul leher transmisi juga diuraikan, menyoroti efisiensi dalam desain serta
produksi komponen. Dengan implementasi sistem ini, diharapkan dapat
meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi biaya tenaga kerja dalam proses
penanaman padi, menjadikannya sebagai solusi inovatif untuk tantangan yang
dihadapi dalam pertanian modern.