Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1748
Title: MENGANALISA RESIKO ERGONOMI DENGAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESEMENT (REBA), NORDIC BODY MAP (NBM) DAN OVAKO WORKING POSTURE (OWAS) PADA POSTUR TUBUH MEKANIK BENGKEL MOTOR DI CV.CHANDRA MOTORSPORT
Authors: Herlambang, Mega Bagus
Prayoga, Mohammad Rafid
Keywords: Ergonomi
Musculoskteal Disorders (MSDs)
Antropometri
Persentil
Evaluasi
Issue Date: 18-Jul-2023
Publisher: Institut Teknologi Indonesia
Abstract: CV. Chandra Motorsport merupakan sebuah usaha bengkel yang berletak di daerah curug Tangerang, Banten. Usaha bengkel tersebut memiliki 2 orang mekanik yang bertugas melakukan perbaikan reparasi motor dan bekerja selama 8 jam sehari. Penulis menilai jam kerja yang lama akan membuat mekanik mengalami penyakit Musculosketal Disorders (MSDs). Untuk mengetahui keluhan yang dialami oleh mekanik, penulis menggunakan metode Nordic Body Map sebagai langkah awal penelitian dimana dari 24 Jenis keluhan diteliti 8 diantaranya memiliki persentase tinggi sehingga tingkat resiko penilaian masuk dalam kategori tinggi dan diperlukan perbaikan segera. Dalam pengamatan terhadap postur badan pekerja mengguakan metode REBA dan OWAS total skor yang didapatkan termasuk dalam kategori tinggi sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan, faktor yang membuat total skor tersebut tinggi terkait posisi postur tubuh mekanik saat bekerja dimana banyak aktivitas gerakan yang tidak sesuai dan tidak adanya alat bantu seperti bangku sehingga mekanik sering mengalami sakit saat bekerja. Evaluasi perbaikan dilakukan dengan bantuan Antropometri dimana data yang didapat berasa dari pengukuran Lebar Pinggul, Tinggi Popliteal, Pantat Popliteal,, Tinggi Bahu Duduk dan Tinggi Siku Duduk. Persentil yang digunakan untuk menyesuaikan bangku kerja ergonomis adalah P5, P10 dan P95. Dari perhitungan persentil tersebut didapat ukuran yang pas membuat desain bangku jongkok untuk lebar alas bangku 46 cm, Panjang alas jongkok 50 cm, dan tinggi jongkok 34 cm. Dari desain ergonomis yang dibuat adanya penurunan skor tingkat resiko saat dilakukan penilaian kembali postur tubuh menggunakan metode REBA dan OWAS sehingga penulis menyimpulkan evaluasi dilakukan berhasil. Pada mekanik 1 selisih total skor REBA yang didapat adalah 5 dan total skor OWAS adalah 3, sementara untuk mekanik 2 selisih total skor REBA yang didapat adalah 5 dan total skor OWAS adalah 2
Description: Dosen pembimbing : Mega Bagus Herlambang
URI: http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1748
Appears in Collections:[TA] Teknik Industri

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
1 COVER.pdfCOVER40.82 kBAdobe PDFView/Open
2 ABSTRAK.pdfABSTRAK57.96 kBAdobe PDFView/Open
3 BAB 1.pdfBAB I148.52 kBAdobe PDFView/Open
4 BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II533.69 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
5 BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III371.31 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
6 BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV1.89 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
7 BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V845.8 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
8 BAB VI.pdfBAB VI117.83 kBAdobe PDFView/Open
9 DAFTAR PUSTAKA.pdfDAFTAR PUSTAKA158.05 kBAdobe PDFView/Open
10 FULL TEXT.pdf
  Restricted Access
FULL TEXT5.72 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.