Abstract:
Bambu merupakan material konstruksi berkelanjutan yang memiliki potensi struktural tinggi
namun seringkali minim dokumentasi teknis yang terstandar. Kegiatan pengabdian kepada
masyarakat ini bertujuan untuk melakukan dokumentasi sistem struktur dan konstruksi
bambu di Restoran Gubug Berkah, Serpong, sebagai upaya preservasi pengetahuan arsitektur
alami. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dengan melibatkan mahasiswa
sebagai surveyor inti yang dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan zonasi
massa bangunan. Proses pengumpulan data meliputi pengukuran presisi menggunakan
meteran laser, pembuatan sketsa on-the-spot untuk menangkap detail sambungan (joint),
serta dokumentasi fotografi. Data lapangan tersebut kemudian diolah menjadi dokumen
presentasi dan produk akhir berupa poster edukasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan
bahwa integrasi antara teknik konstruksi tradisional dan kebutuhan ruang komersial modern
dapat didokumentasikan secara sistematis untuk menghasilkan literatur visual yang akurat.
Poster edukasi yang dihasilkan berfungsi sebagai media informasi teknis bagi akademisi,
praktisi, dan pemilik bangunan dalam memahami logika struktur bentang lebar pada bambu,
sekaligus menjadi panduan pemeliharaan bangunan di masa depan.