Abstract:
Peningkatan jumlah penduduk di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang yang diiringi dengan
meningkatnya jumlah kebutuhan ruang bermukim yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan
menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan lahan yang layak untuk permukiman.
Kebutuhan analisis perhitungan daya dukung dan daya tamping untuk mempersiapkan
kebutuhan lahan kawasan permukiman di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan
untuk menghitung potensi daya dukung dan kapasitas daya tampung lahan permukiman untuk
20 tahun yang akan datang. Metode kuantitatif deskriptif dan spasial merupakan metode
analisis dalam penelitian ini yang menggunakan teknik perhitungan Satuan Kemampuan Lahan
(SKL) dan analisis berbasis GIS. Dari penelitian ini, hasil menunjukkan bahwa dari segi daya
dukung lahan, kawasan studi saat ini masih mencukupi untuk menampung pertumbuhan
permukiman. Analisis daya tampung juga menunjukkan kapasitas yang relatif masih memadai,
meskipun perlu diimbangi dengan kebijakan pengendalian alih fungsi lahan dan pemenuhan
infrastruktur dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan permukiman
di Kecamatan Mauk, Kecamatan Kemiri dan Kecamatan Sukadiri masih memungkinkan,
dengan catatan adanya perencanaan berbasis lingkungan. Kajian lebih lanjut disarankan untuk
memperhitungkan faktor yang berfokus terhadap ketersediaan dan kualitas air dan melakukan
kajian dengan data-data terbaru.