DSpace Repository

Karakteristik Kondisi Kampung Kreatif Tempe dan Bambu Kuning di Kota Tangerang Selatan

Show simple item record

dc.contributor.author Lestari, Forina
dc.contributor.author Madjid, Kusmalinda
dc.contributor.author Salma Kurniawan, Najwa
dc.contributor.author Nashwa Fawziya, Syifa
dc.date.accessioned 2026-02-02T02:01:23Z
dc.date.available 2026-02-02T02:01:23Z
dc.date.issued 2025
dc.identifier.uri http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3113
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kondisi Kampung Kreatif Tempe dan Bambu Kuning yang berlokasi di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan berbasis komunitas dan ekonomi lokal. Kampung ini dikenal sebagai sentra industri rumah tangga tempe yang telah berkembang sejak tahun 2016 dan memiliki potensi ekonomi, sosial, serta lingkungan yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods) dengan mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, studi pustaka, dokumentasi, serta pemetaan wilayah. Analisis difokuskan pada aspek kelembagaan, fisik dan lingkungan, kependudukan dan sosial budaya, penggunaan lahan, perumahan dan permukiman, prasarana, serta transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Tempe memiliki kekuatan utama pada aktivitas ekonomi berbasis rumah tangga yang didukung oleh kelembagaan lokal berupa koperasi, kondisi perumahan yang relatif layak, serta infrastruktur dasar yang cukup memadai. Namun demikian, masih terdapat beberapa permasalahan, antara lain keterbatasan pengelolaan limbah cair produksi tempe, rendahnya aktivitas kelembagaan sosial non-ekonomi, serta belum optimalnya integrasi kampung kreatif sebagai destinasi edukasi dan wisata lokal. Berdasarkan analisis SWOT, penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas lingkungan melalui pengelolaan limbah berkelanjutan, serta pengembangan Kampung Tempe sebagai kawasan kreatifedukatif yang terintegrasi dengan perencanaan wilayah Kota Tangerang Selatan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Kampung Kreatif Tempe memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model pengembangan kawasan berbasis komunitas apabila didukung oleh kebijakan dan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. en_US
dc.publisher Institut Teknologi Indonesia en_US
dc.subject Ekonomi Lokal en_US
dc.subject Kampung Kreatif en_US
dc.subject Perencanaan Wilayah en_US
dc.subject Permukiman Perkotaan en_US
dc.subject UMKM en_US
dc.title Karakteristik Kondisi Kampung Kreatif Tempe dan Bambu Kuning di Kota Tangerang Selatan en_US
dc.identifier.nidn NIDN0329058408


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account