<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>[TA] Teknik Kimia</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/62</link>
<description>Tugas Akhir Mahasiswa S1 Teknik Kimia</description>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 21:21:19 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-12T21:21:19Z</dc:date>
<item>
<title>PRA RANCANGAN PABRIK ETILEN DARI DEHIDRASI ETANOL DENGAN KAPASITAS 85.000 TON/TAHUN</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3118</link>
<description>PRA RANCANGAN PABRIK ETILEN DARI DEHIDRASI ETANOL DENGAN KAPASITAS 85.000 TON/TAHUN
Dani, Ahmad; Hakim, Ziqhril; Marsudi, Sidik
Indonesia merupakan salah satu negara yang saat ini sedang giat melakukan&#13;
pembangunan di segala bidang diantaranya manufaktur bahan kimia. Industri kimia yang&#13;
memiliki prospek menjanjikan untuk didirikan diantaranya produksi “Etilen”. Etilen&#13;
merupakan senyawa hidrokarbon alkena paling sederhana dengan memiliki rumus kimia C2H4&#13;
dan berat molekul 28.0536 gram/mol. Etilen biasanya diperoleh dari hasil gas bumi dan natural&#13;
gas, dimana etilen ini merupakan salah satu produk olefin yang paling terkenal karena sebagian&#13;
besar produksinya digunakan pada industri petrokimia sebagai bahan baku intermediate&#13;
diantaranya seperti Ethylene Glikol (EG), Ethyl Benzene (EB), Ethylene Dichlorida (EDC),&#13;
Ethyl alkohol, Vinil Asetat dan lain sebagainya.&#13;
Ada beberapa cara dalam teknologi proses produksi etilen diantaranya dehidrasi etanol,&#13;
cracking hidrokarbon dan oxidative coupling of methane (OCM). Namun di Indonesia yaitu PT&#13;
Chandra Asri Pacific Tbk menggunakan cracking hidrokarbon, oleh karena itu kami memilih&#13;
teknologi proses produksi etilen secara dehidrasi etanol. Pabrik yang akan kami didirikan&#13;
nantinya dimulai tahun 2023 , dimana tahun konstruksi 2025 dan komersial tahun 2027. Oleh&#13;
karena itu peluang pasar yang didapatkan dengan menggunakan metode proyeksi tool Forecast&#13;
Sheet sebesar 2.935 ton/tahun, dikarenakan belum mencukupi TKDN dalam negeri&#13;
digunakanlah kapasitas ekonomis pabrik yang telah berdiri dengan ketersediaan bahan baku&#13;
etanol yang nantinya disupply di daerah Lampung. Oleh karena itu, kapasitas pabrik yang akan&#13;
didirikan sebesar 85.000 ton/tahun di kawasan industri Cilegon (titik ordinat 5°59'25.7"S&#13;
105°59'28.1"E) dengan mempertimbangkan faktor-faktor utama dan sekunder.Teknologi proses etilen dari dehidrasi etanol mengacu ke Patent US 009663414B2&#13;
(2017), dimana sehingga didapatkan peluang selektivitas produk sampai 99%. Proses&#13;
pembentukan etilen dari bahan dasar etanol ini menggunakan reaksi dehidrasi etanol dengan&#13;
bantuan katalis ZSM-5 pada suhu 470oC dan tekanan 6 atm dalam reaktor fixed bed multitube.&#13;
Berikut reaksi yang terjadi; C2H5OH(g) (katalis) → C2H4(g) + H20(l). Dimana dari proses&#13;
pabrik tersebut dibutuhkan data utilitas diantaranya steam sebesar 38.875 kg/jam, media&#13;
pendingin 212.971 kg/jam, air 933 kg/jam, listrik 7.271 kW/jam, bahan bakar 211.344 kg/hari.&#13;
Manajemen perusahaan kami nantinya berupa perseroan terbatas (PT) dengan&#13;
berdasarkan RUPS dan dipimpin oleh seorang direksi yang membawahi 146 orang karyawan.&#13;
Pabrik nantinya beroperasi selama 330 hari per tahun dalam 24 jam secara kontinyu. Dari hasil&#13;
analisis ekonomi yang telah dilakukan, diperoleh sebagai berikut:&#13;
1 Proses pembangunan dan instalasi pabrik dilakukan dalam 1 tahun.&#13;
Total Modal = Rp. 11.966.367.511.573&#13;
Modal Sendiri (94,7%) = Rp. 11.331.367.511.573&#13;
Pinjaman Bank (5,3%) = Rp. 635.000.000.000&#13;
2 Suku bunga per tahun = 7.95%&#13;
3 Jangka waktu pinjaman = 5 Tahun&#13;
4 Break Even Point (BEP) tahun pertama = 65,43 %&#13;
5 Internal rate of Return (IRR) = 61,32 %&#13;
6 Minimum Payback Period (MPP) = 2 Tahun 6 Bulan&#13;
Berdasrkan hasil analisa ekonomi diatas dapat disimpulkan bahwasanya prarancangan&#13;
pabrik etilen dari dehidrasi etanol dengan kapasitas 85.000 ton/tahun dinyatakan layak didirikan&#13;
(feasible).
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Sidik Marsudi, M.Si., IPM
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3118</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PRA-RANCANGAN PABRIK FORMALDEHID DARI METHANOL DENGAN PROSES FORMOX KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3116</link>
<description>PRA-RANCANGAN PABRIK FORMALDEHID DARI METHANOL DENGAN PROSES FORMOX KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN
Aulia Rachman, Nur; Aqil Fadlil Azhim, Muhammad
Industri kimia berperan penting dalam upaya meningkatkan sektor perekonomian dalam&#13;
negeri dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan pendapatan negara&#13;
ekspor bahan kimia. Sehingga pemerintah terus berupaya untuk mendorong pengembangan&#13;
industry kimia dalam negeri. Tujuan didirikan pabrik kimia ini adalah untuk meningkatkan&#13;
jumlah ekspor bahan kimia Indonesia terutama Formaldehid, agar tercipta nya struktur ekonomi&#13;
yang lebih kuat serta meningkatkan kualitas hidup penduduk local. Serta untuk mendorong&#13;
hilirisasi bahan baku yang sudah ada di Indonesia menjadi suatu produk yang memiliki nilai&#13;
jual yang lebih tinggi. Perlu diketahui jumlah produksi bahan baku formaldehid yaitu methanol&#13;
di Indonesia cukup tinggi sebab itu pabrik formaldehid ini didirikan.&#13;
Pabrik ini direncanakan didirikan di daerah Kawasan Industri Bontang, Kalimantan&#13;
Timur dengan luas 5000 m2&#13;
. Adapun konsturksi dimulai tahun 2025 dan rencana beroperasi&#13;
pada tahun 2027. Proses yang digunakan pada pabrik formaldehid dari bahan baku methanol&#13;
ini adalah proses Formox dengan menggunakan katalis Iron;Molybdenum. Bahan baku&#13;
methanol ini direaksikan didalman rekator fixed bed multitube dengan katalis&#13;
Iron;Molybdenum pada kondisi 350oC dan tekanan 1 atm untuk menghasilkan formaldehid&#13;
dengan konversi 98% terhadap methanol. Diperlukan utilitas berupa air sebesar 4481,27 kg/jam&#13;
yang diperoleh dari air Kawasan industri Bontang, listrik 291,87 kWh dari listrik yang&#13;
disediakan oleh Kawasan industri Bontang serta bahan bakar berupa gas methane 19,51 kg/jam&#13;
Perusahaan ini berbadan hukum Persereoan Terbatas (PT). Perusahaan ini dipimpin oleh&#13;
satu orang direktur utama dengan jumlah karyawan sebanyak 131 orang. Dari hasil Analisa&#13;
ekonomi yang telah dilakukan, diperoleh: 1. Pembangunan parbik akan dilakukan selama 2 tahun yang dimulai pada akhir tahun 2025,&#13;
sehingga pabrik dapat beroperasi 2027&#13;
Total Modal Investasi : Rp 319.770.521.108&#13;
- Modal Pribadi (62%) : Rp 199.770.521.108&#13;
- Pinjaman Bank (38%) : RP 120.000.000.000&#13;
2. Suku Bunga Pertahun : 8,5 %&#13;
3. Jangka Waktu Pinjaman : 7 tahun&#13;
4. Break Even Point (BEP) tahun pertama : 53 %&#13;
5. Internal Rate of Return ( IRR) : 31,03 %&#13;
6. Minimum Payback Period (MPP) : 4 tahun 11 bulan 19 hari&#13;
Dari hasil analisa ekonomi di atas dan ditunjang dengan perekonomian Indonesia yang&#13;
stabil dan berkembang , maka pabrik formaldehid dengan kapasitas 25.000 ton pertahun layak&#13;
untuk didirikan
Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Enjarlis, M.T., I.P.M
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3116</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PRA-RANCANGAN PABRIK MINYAK ASIRI DARI DAUN CENGKIH</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3083</link>
<description>PRA-RANCANGAN PABRIK MINYAK ASIRI DARI DAUN CENGKIH
Putri Andhisa, Dhiyah; Nur Hidayat, Wahyu
Tanaman cengkih di Indonesia lebih kurang 97% diusahakan oleh rakyat dalam bentuk&#13;
perkebunan rakyat yang tersebar di seluruh provinsi. Sisanya sebesar 3% diusahakan oleh&#13;
perkebunan swasta dan perkebunan negara. Luas areal cengkih nasional pada 2021 mencapai&#13;
574,76 ribu hektar (ha) dengan produksi mencapai 140.812 ton serta produktivitas rata-rata 400&#13;
kg/ha. Area Cengkih ini tersebar terutama di daerah Maluku Utara. Tahun 2028 diperkirakan&#13;
peluang pasar minyak daun cengkih mencapai 1692 ton/tahun. Pemanfaatan daun cengkih&#13;
sebagai sumber minyak asiri merupakan alternatif untuk memanfaatkan potensi guguran daun&#13;
cengkih yang mencapai 2,6 ton/Ha/tahun pada populasi tanaman 100 pohon/Ha pada umur&#13;
tanaman 6,5±8,5 tahun.&#13;
Perancangan pabrik Minyak Asiri dari Daun Cengkih akan dibangun pada tahun 2026&#13;
dan akan beroperasi pada tahun 2028 dengan kapasitas 100 ton/tahun di daerah Maluku Tengah.&#13;
Bahan baku yang digunakan pada proses ini adalah Daun Cengkih Gugur. Minyak Asiri&#13;
diekstrak dari daun cengkih gugur dengan cara Steam-Hydro Distillation pada suhu 98.3°C.&#13;
Minyak daun cengkih selanjutnya dimurnikan dari air dengan penyerapan Na2SO4.&#13;
Kebutuhan utilitas pabrik Minyak Asiri dari Daun Cengkih antara lain, kebutuhan air&#13;
sebesar 1.65 m3&#13;
/batch, bahan bakar LPG sebesar 4.58 kg/hari, bahan bakar solar sebesar 328.8&#13;
L/minggu dan listrik sebesar 60.37 kW/batch. Dipimpin oleh direktur dan memiliki total 46&#13;
karyawan, berdasarkan hasil analisa ekonomi, pabrik ini dapat menghasilkan: Net Cash Flow&#13;
Present Value (NCFPV) sebesar Rp 122,278,137,297, Internal Rate of Return (IRR) sebesar&#13;
43.89% dan Minimum Payback Period (MPP) selama 3 tahun 4 bulan 17 hari, hasil analisis&#13;
tersebut menunjukkan bahwa pabrik Minyak Asiri Daun Cengkih ini layak untuk didirikan.
Dosen Pembimbing: Prof. : Dr. Ir. Enjarlis, M.T. IPM
</description>
<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3083</guid>
<dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PRA-RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENGAN KAPASITAS 23 M3 /HARI</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3082</link>
<description>PRA-RANCANGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENGAN KAPASITAS 23 M3 /HARI
Wibisono, Daud; Sunandar, Kudrat
PT Mutuagung Lestari merupakan perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi&#13;
yang memiliki lokasi strategis di Jl. Raya Bogor. Kegiatan bisnis PT Mutuagung Lestari&#13;
tentunya menghasilkan limbah, terutama limbah cair hasil kegiatan perkantoran dan&#13;
laboratorium. Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan serta melaksanakan peraturan&#13;
pemerintah yang berlaku maka PT Mutuagung Lestari perlu melakukan pengolahan terhadap&#13;
air limbah yang dihasilkan. Setiap hari PT Mutuagung Lestari menghasilkan air limbah&#13;
sebanyak 18 m3&#13;
.&#13;
Unit pengolahan air limbah akan dioperasikan selama 24 jam dengan kapasitas 23&#13;
m3&#13;
/hari. Proses pengolahan air limbah dilakukan beberapa tahapan yaitu pre-treatment dengan&#13;
unit greasetrap dan ekualisasi, primary treatment dengan tangki proses kimia dan sedimentasi,&#13;
secondary treatment dengan unit proses biofilter anaerobik dan aerobik, lalu tertiary treatment&#13;
dengan proses sedimentasi dan filtrasi. Proses pengolahan air limbah ini memiliki efisiensi&#13;
menghilangkan 96,5% BOD, 89,1 % COD, 97% Minyak dan Lemak, 94% TDS, dan 99,3%&#13;
TSS.&#13;
Analisa kelayakan pendirian pabrik menggunakan analisa ekonomi dengan modal total&#13;
investasi sebesar Rp6.294.778.615,00, nilai titik impas (BEP) berada pada 70,88% dengan&#13;
Internal Rate of Return (IRR) sebesar 59,35% dan Minimum Payback Period (MPP) yaitu 2&#13;
tahun, serta nilai Net Cash Flow Present Value (NCFPV) pada bunga bank sebesar 8,00% yaitu&#13;
Rp26.081.274.029,74 (positif). Berdasarkan analisis ekonomi yang telah dibuat maka Prarancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah PT Mutuagung Lestari layak didirikan.
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Kudrat Sunandar, M.T., IPM
</description>
<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3082</guid>
<dc:date>2023-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
