<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>LPM HIBAH - S1 Teknik Kimia</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/199</link>
<description>Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat (Hibah)</description>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 07:59:21 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-22T07:59:21Z</dc:date>
<item>
<title>HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115</link>
<description>HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI
Sri Handayani, Aniek; Suastiyanti, Dwita; Yudiyanti, Rike; Kuntolaksono, Satrio
Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi, serta efisiensi&#13;
keberlanjutan, penyimpanan energi menjadi solusi sangat penting. Sumber energi surya dan&#13;
angin tidak selalu tersedia, menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas dan keandalan jaringan.&#13;
Oleh karena itu, teknologi penyimpanan energi sangat penting dikembangkan. Indonesia,&#13;
memiliki sumber daya alam melimpah, khususnya nanosilica dan Nanoselulose, berpeluang&#13;
meningkatkan aktivitas produksi. Sebagai langkah strategis, pemerintah telah menarik investasi&#13;
untuk membangun pabrik baterai litium, guna mendukung perkembangan industri. Abu boiler&#13;
berbahan bakar limbah padat kelapa sawit dan atau limbah pertanian mengandung 30-85%&#13;
silika, dari abu boiler kelapa sawit dapat menghasilkan 3-9 juta ton silika per tahun. Sementara&#13;
permintaan baterai litium meningkat drastis karena energi dengan densitas tinggi, siklus hidup&#13;
panjang, dan ringan, sehingga kebutuhan sistem penyimpan energi dengan densitas energi tinggi&#13;
dan tingkat keamanan optimal semakin mendesak. Baterai litium umumnya menggunakan&#13;
elektrolit cair, tetapi kekurangannya adalah ketidakstabilan elektrokimia dan suhu tinggi.&#13;
Pergerakan ion litium yang tidak terkendali dalam kondisi tertentu menyebabkan timbulnya&#13;
panas berlebih, berpotensi menimbulkan kerusakan perangkat. Sejak 2022, pengembangan&#13;
elektrolit padat berbasis nanosilica pada Nanoselulose (SiO2-NC) telah dilakukan melalui kerja&#13;
sama BRIN dan Institut Teknologi Indonesia (ITI). Elektrolit padat memiliki keunggulan dalam&#13;
stabilitas elektrokimia dan termal dibandingkan dengan elektrolit cair. Namun, kelemahan utama&#13;
dari elektrolit padat adalah rendahnya konduktivitas ionik serta kontak permukaan antara&#13;
elektrolit dan anode. Konduktivitas ionik pada elektrolit padat sangat dipengaruhi oleh struktur&#13;
materialnya, yang menjadi faktor penting dalam menentukan kestabilan sifat elektrokimianya.&#13;
Sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah dilakukan, pada hilirisasi nanosilica dilakukan&#13;
melalui pembuatan prototipe elektrolit padat sebagai sel baterai litium. Perakitan elektroda dan&#13;
elektrolit baterai dilakukan melalui kerja sama antara ITI, HMI, BRIN, dan PT Trinitan. Perakitan&#13;
SiO2-NC dengan anode Ni-SiO2 yang telah dikembangkan akan dapat meningkatkan performa&#13;
baterai litium. Penggabungan komponen material energi storage yang telah dikembangkan akan&#13;
meningkatkan performa baterai litium yang memenuhi standar internasional keselamatan&#13;
baterai isi ulang IEC 62133. Target luaran dari penelitian ini adalah menghasilkan prototipe&#13;
baterai litium berbasis SiO2-NC dan Ni-SiO2, dengan konten lokal sebesar 60%. Target luaran&#13;
yang telah dicapai pada tahun 1 meliputi produk Nanoselulose dan Nanosilica yang telah dipakai&#13;
sebagai bahan separator baterai menggunakan prototipe hasil scaleup tahun sebelumnya.&#13;
Perbaikan produksi bahan baku dilakukan untuk memenuhi spesifikasi bahan baku separator&#13;
dengan meningkatkan jumlah mesopori dari kedua bahan tersebut. Pengujian untuk mengetahui&#13;
luas permukaan, volume pori, dan struktur mesopori sedang dalam antrean pengujian di BRIN.&#13;
Prototipe produk Nanosilica dari abu boiler limbah padat kelapa sawit yang telah dilakukan&#13;
scaleup dengan kapasitas 500 gram per batch, sedangkan dari sekam padi juga sudah selesai&#13;
dikerjakan dan hasil uji FTIR, SEM, serta XRD menunjukkan ukuran partikel memenuhi diameter&#13;
10-50 nm sesuai dengan spesifikasi untuk SPE. Luaran berupa draf paten sedang dalam proses&#13;
pendaftaran paten. Saat ini, sedang dikumpulkan dokumen administrasi dari para inventor yang&#13;
terlibat dalam pembuatan solid elektrolit baterai litium ini. Judul paten yang akan didaftarkan&#13;
adalah "METODE PEMBUATAN SOLID POLIMER ELECTROLIT MATERIAL SEBAGAI KOMPONEN&#13;
BATERAI LITHIUM". Prototipe yang dihasilkan berupa solid elektrolit polimer berbasis silika&#13;
telah diselesaikan dan diuji coba untuk baterai koin 1/2 sel di laboratorium. Performa sementara&#13;
dari energi penyimpanan yang dapat disimpan menunjukkan karakteristik kapasitas spesifik&#13;
tertinggi, yaitu 112 mAh/g, dan konduktivitas ionik sebesar 2,1x10-03 S/cm, yang lebih besar&#13;
dari target 1x10-04 S/cm. Hasil penelitian sementara mencapai TKT 5. Mitra berkontribusi untuk&#13;
membiayai pengembangan Katoda berbasis Nanosilica, untuk bahan habis pakai diberikan secara&#13;
inkind dan biaya uji dibayarkan sesuai tagihan.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114</link>
<description>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)
Sri Handayani, Aniek; Syafril, Enjarlis; Rosyidta Pratiwi Octasylva, Annuridya; Endah Susilawati, Sri
Program Pengembangan Lembaga Inkubator Ekonomi (INKUBE) telah memfasilitasi dan&#13;
meningkatkan/memperluas layanan pendampingan wirausaha mandiri dalam kegiatan&#13;
inkubasi wirausaha. Pengembangan kelembagaan yang dilaksanakan adalah melakukan&#13;
penguatan kelembagaan melalui layanan inkubator bisnis (layanan Inkubator berupa&#13;
pendampingan dan konsultasi bisnis, konsultasi pengembangan produk, konsultasi&#13;
keuangan dan investasi, konsultasi pemasaran, pengurusan legalitas, pembuatan&#13;
website, pelatihan/workshop, Boothcamp, mentoring dan pitching), pameran serta&#13;
demoday. Tenant yang diinkubasi adalah tenant di wilayah Banten khususnya Kabupaten&#13;
Tangerang. Jumlah tenant terdaftar di PI2B (sebagai co-inkubator inkube) berasal dari&#13;
UKM Kabupaten Tangerang sebanyak 20 UKM/UMKM sebagian besar bidang usahanya&#13;
adalah pangan, material maju dan industri kreatif. Sebagian besar telah memiliki pasar&#13;
lokal, untuk bisa naik kelas diperlukan pendampingan, coaching dan mentoring oleh&#13;
inkubator serta mempertemukan dengan angel investor untuk perluasan pasar. Dari 20&#13;
tenan tersebut 2 tenan yaitu UKM MAGGOYA dan MAGGONE menjadi fokus unggulan&#13;
daerah Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Sepatan Timur. Kelompok mitra produksi&#13;
magot di dua desa ini dilibatkan sebagai mitra PM-UPUD ITI dan BAPEDA Tangerang&#13;
karena fokus pemberdayaan usaha tersebut berkelanjutan dan membantu pemerintah&#13;
dalam mengurangi sampah kota Tangerang. Program yang ditawarkan tim pengabdi ITI&#13;
dan Bapeda adalah membantu menyelesaikan permasalahan mitra dalam pengembangan&#13;
produk dan perluasan pasar dengan melakukan pendampingan, coaching dan mentoring&#13;
serta workshop perluasan usaha dan pasar dengan mengundang narasumber, market&#13;
strategik atau industri untuk dapat mempersiapkan ke dua UKM meningkatkan usahanya&#13;
menjadi produk unggulan ekspor. Tahun 1 kegiatan dimulai dengan sosialisasi program&#13;
dan sinkronisasi jadual kegiatan dengan kedua mitra di dua kecamatan. Sebelumnya&#13;
dilakukan survey untuk mengetahui urgensi pendampingan dan pelatihan yang&#13;
dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk dan usaha maggot. Selanjutnya&#13;
penerapan teknologi Reaktor Magot, mesin rotary drier dan mesin pencacah sampah&#13;
dengan didampingi oleh mahasiswa magang. Produk hasil diversifikasi berupa tepung&#13;
pelet telah dipasarkan untuk pakan unggas, tetapi untuk minyak magot masih belum&#13;
efisien, rendemennya sangat rendah. Selain pendampingan produksi dilakukan juga&#13;
untuk pembenahan managemen administrasi dan keuangan. Tahun 2. ditingkatkan&#13;
difersivikasi produk untuk mitra 1. berupa minyak dengan bahan baku tambahan dari&#13;
sampah lemak pemotongan hewan dan menghasilkan revenue yang meningkat sebesar&#13;
20%. sedangkan mitra 2. yang sebelumnya telah mengalami kenaikan revenue 10%,&#13;
tetapi akhir 2024 workshop magot mengalami kerusakan karena terkena puting beliung.&#13;
Sehingga produksi berhenti di awal tahun 2025. untuk membangkitkan kembali kondisi&#13;
mitra 2, maka tim pengabdi mengarahkan untuk bekerjasama dengan Magota+ untuk&#13;
membantu pemasaran magot kering dalam kemasan. Dalam meningkatkan produksi&#13;
Magota+ diberikan bantuan alat sangrai magot, alat penepung dan alat press minyak.&#13;
Luaran yang dicapai pada tahun 1. rekognisi 3/6 mahasiswa disemester ganjil 24/25 dan&#13;
3/6 mahasiswa di semester genap 24/25, poster draft, video upload di youtube ITI,&#13;
artikel ilmiah di Sinta 2, 3 artikel telah di Published di media online, dan peningkatan&#13;
diversifikasi produk, untuk minyak magot dan peningkatan kualitas produk MagOne&#13;
memenuhi spesifikasi pasar. Sedangkan Magoya produk magot dijual curah untuk pakan&#13;
ikan di tambak lele dan mujair di Kecamatan Jayanti.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI VAKSIN</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1533</link>
<description>EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI VAKSIN
Enjarlis, Enjarlis
</description>
<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1533</guid>
<dc:date>2023-02-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>EVALUASI PENYERAPAN PANAS PADA COOLING TOWER UNIT U-414 PT PACINESIA CHEMICAL INDUSTRY</title>
<link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1151</link>
<description>EVALUASI PENYERAPAN PANAS PADA COOLING TOWER UNIT U-414 PT PACINESIA CHEMICAL INDUSTRY
Joelianingsih, Joelianingsih
Puji dan Syukur kepada Tuhan YME, karena atas rahmat dan karuniaNya sehingga&#13;
laporan pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat dapat diselesaikan. Kegiatan&#13;
dengan judul “ Evaluasi Penyerapan Panas Pada Cooling Tower Unit U-414 PT.&#13;
Pacinesia Chemical Industry” adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang&#13;
merupakan Pengembangan Hasil Pendidikan yang dimanfaatkan oleh Industri..&#13;
Tindak lanjut darikegiatan ini adalah terjalinnya kerja sama yang sinergi antara&#13;
Perguruan Tinggi dan Industri dalam bidang riset, pendidikan dan penyerapan&#13;
tenaga kerja bagi alumi. Semoga laporan kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan&#13;
digunakan sebagai acuan untuk kegiatan selanjutnya.
Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Laporan kegiatan hasil pengajaran yang dimanfaatkan oleh Industri Dr. Ir. JOELIANINGSIH, M.T
</description>
<pubDate>Tue, 01 Feb 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1151</guid>
<dc:date>2022-02-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
