<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Dissertation</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/889" rel="alternate"/>
<subtitle>Kumpulan Karya Ilmiah Disertasi Dosen ITI</subtitle>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/889</id>
<updated>2026-04-23T21:26:30Z</updated>
<dc:date>2026-04-23T21:26:30Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengembangan Fotokatalis Berbasis Titania Nanotube Array dan Aplikasinya untuk Produksi Hidrogen</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1483" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ratnawati, Ratnawati</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1483</id>
<updated>2023-02-27T07:08:16Z</updated>
<published>2015-07-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Fotokatalis Berbasis Titania Nanotube Array dan Aplikasinya untuk Produksi Hidrogen
Ratnawati, Ratnawati
Sintesis TiO2 bermorfologi nanotube array bentuk film (TNTAs) telah dilakukan dengan proses anodisasi logam Ti&#13;
dalam larutan elektrolit gliserol yang mengandung NH4F, dilanjutkan dengan annealing untuk membuat fasa kristal&#13;
dari TNTAs. Optimasi berbagai parameter meliputi variasi kadar air dalam larutan elektrolit, perlakuan annealing,&#13;
penambahan NaBF4, metode dan lama pengadukan serta variasi loading dan metode dalam penambahan dopan&#13;
logam Pt. Hasil SEM/FESEM menunjukkan bahwa TNTAs berhasil disintesis dengan tube yang rapi, tegak lurus&#13;
dan mempunyai kisaran diameter dalam antara 49-205 nm, tebal dinding 11-33 nm serta panjang 530-2577 nm.&#13;
Annealing dengan H2/Ar merupakan cara yang efisien untuk memasukkan dopan C, N dan B dalam matrik TNTAs&#13;
secara insitu saat anodisasi, sehingga diperoleh penurunan energi bandgap sampai pada kisaran 2,20–3,10 eV.&#13;
Kebanyakan TNTAs berfasa anatase dengan ukuran kristal dari 18–33 nm. TNTAs yang disintesis pada kadar air&#13;
25% volume dan annealing dengan 20% H2/Ar merupakan fotokatalis optimal yang menghasilkan kerapatan arus&#13;
tertinggi. Uji TNTAs untuk memproduksi hidrogen menggunakan gliserol sebagai sacrificial agent. Penambahan 5&#13;
mM NaBF4 selama anodisasi menghasilan TNTAs termodifikasi yang mampu menghambat laju rekombinasi&#13;
elektron-hole sehingga dapat meningkatkan produksi hidrogen sebesar 32 %. Penambahan dopan Pt sebagai&#13;
electron trapper secara menghasilkan hidrogen dari larutan gliserol sebesar lima kali lebih tinggi dibandingkan&#13;
tanpa penambahan Pt.
</summary>
<dc:date>2015-07-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Development for electrochemical modification approaches of carbon and advances towards the surface reaction of anions</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1356" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kuntolaksono, Satrio</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1356</id>
<updated>2022-10-11T10:04:06Z</updated>
<published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Development for electrochemical modification approaches of carbon and advances towards the surface reaction of anions
Kuntolaksono, Satrio
</summary>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>FENOMENA  PENYISIHAN CAMPURAN INSEKTISIDA   KARBOFURAN DAN ENDOSULFAN  DENGAN TEKNIK OZONASI</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1234" rel="alternate"/>
<author>
<name>Enjarlis, Enjarlis</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1234</id>
<updated>2022-07-29T09:25:14Z</updated>
<published>2008-05-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">FENOMENA  PENYISIHAN CAMPURAN INSEKTISIDA   KARBOFURAN DAN ENDOSULFAN  DENGAN TEKNIK OZONASI
Enjarlis, Enjarlis
DISERTASI
</summary>
<dc:date>2008-05-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
