<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>1. Penelitian Hibah (S1PWK)</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/819" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/819</id>
<updated>2026-04-22T04:58:29Z</updated>
<dc:date>2026-04-22T04:58:29Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisa Daya Dukung dan Daya Tampung Kawasan Permukiman di Wilayah Utara Tangerang</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3135" rel="alternate"/>
<author>
<name>Haryo Nugroho, Budi</name>
</author>
<author>
<name>Garniati Rahayu, Riana</name>
</author>
<author>
<name>Handayani, Novia</name>
</author>
<author>
<name>Muzhaffar Adib, Dzaki</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3135</id>
<updated>2026-03-10T07:55:27Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisa Daya Dukung dan Daya Tampung Kawasan Permukiman di Wilayah Utara Tangerang
Haryo Nugroho, Budi; Garniati Rahayu, Riana; Handayani, Novia; Muzhaffar Adib, Dzaki
Peningkatan jumlah penduduk di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang yang diiringi dengan&#13;
meningkatnya jumlah kebutuhan ruang bermukim yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan&#13;
menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan lahan yang layak untuk permukiman.&#13;
Kebutuhan analisis perhitungan daya dukung dan daya tamping untuk mempersiapkan&#13;
kebutuhan lahan kawasan permukiman di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menghitung potensi daya dukung dan kapasitas daya tampung lahan permukiman untuk&#13;
20 tahun yang akan datang. Metode kuantitatif deskriptif dan spasial merupakan metode&#13;
analisis dalam penelitian ini yang menggunakan teknik perhitungan Satuan Kemampuan Lahan&#13;
(SKL) dan analisis berbasis GIS. Dari penelitian ini, hasil menunjukkan bahwa dari segi daya&#13;
dukung lahan, kawasan studi saat ini masih mencukupi untuk menampung pertumbuhan&#13;
permukiman. Analisis daya tampung juga menunjukkan kapasitas yang relatif masih memadai,&#13;
meskipun perlu diimbangi dengan kebijakan pengendalian alih fungsi lahan dan pemenuhan&#13;
infrastruktur dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan permukiman&#13;
di Kecamatan Mauk, Kecamatan Kemiri dan Kecamatan Sukadiri masih memungkinkan,&#13;
dengan catatan adanya perencanaan berbasis lingkungan. Kajian lebih lanjut disarankan untuk&#13;
memperhitungkan faktor yang berfokus terhadap ketersediaan dan kualitas air dan melakukan&#13;
kajian dengan data-data terbaru.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>KAJIAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN &amp; PEMBIAYAAN GEOPARK DI INDONESIA</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/821" rel="alternate"/>
<author>
<name>Indrayati, Ira</name>
</author>
<author>
<name>Lestari, Fiona</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/821</id>
<updated>2021-09-10T10:05:51Z</updated>
<published>2021-09-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">KAJIAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN &amp; PEMBIAYAAN GEOPARK DI INDONESIA
Indrayati, Ira; Lestari, Fiona
Pengembangan Geopark merupakan salah satu program prioritas nasional yang saat&#13;
ini digencarkan oleh pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Terdapat tiga&#13;
pilar pengembangan geopark yang meliputi konservasi, ekonomi pariwisata, dan&#13;
edukasi. Ketiga pilar ini menjadi dasar pengembangan wilayah yang berkelanjutan.&#13;
Dalam riset ini fokus pengembangan kelembagaan dan pembiayaan menjadi target&#13;
kajian dengan studi kasus di Indonesia. Metode yang dilakukan dalam riset ini&#13;
antara lain studi literatur, survei daring pada Badan Pengelola Geopark di&#13;
Indonesia. Setelah itu dilakukan analisis konten dengan pendekatan deskriptif untuk&#13;
dapat dirumuskan alternatif strategi pengembangan kelembagaan dan pembiayaan&#13;
di Indonesia. Hasil riset ini menunjukkan bahwa kelembagaan merupakan kunci&#13;
dalam mewujudkan tata kelola yang mandiri, profesional dan berkelanjutan.&#13;
Melalui riset ini, manfaat yang akan dicapai tidak hanya dalam hal pengayaan ilmu&#13;
pengetahuan dan teknologi dalam pembelajaran, namun juga pembangunan daerah&#13;
dalam pemenuhan kebutuhan strategis pembangunan nasional. Institusi pendidikan&#13;
dapat berperan dalam menguatkan kedudukan IPTEK sebagai modal investasi&#13;
pembangunan nasional.
</summary>
<dc:date>2021-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
