<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>[TA] Manajemen</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/58" rel="alternate"/>
<subtitle>Tugas Akhir Mahasiswa S1 Manajemen</subtitle>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/58</id>
<updated>2026-04-22T03:27:08Z</updated>
<dc:date>2026-04-22T03:27:08Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2987" rel="alternate"/>
<author>
<name>Amanda, Chatarina Mila</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2987</id>
<updated>2025-03-26T04:16:41Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan
Amanda, Chatarina Mila
Keaktifan berorganisasi merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan&#13;
organisasi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti lingkungan, budaya,&#13;
kepemimpinan, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh&#13;
lingkungan organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan, dan motivasi terhadap&#13;
keaktifan berorganisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan&#13;
pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 107&#13;
responden yang merupakan anggota organisasi Himpunan Mahasiswa Institut Teknologi&#13;
Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa secara parsial Budaya Organisasi, Kepemimpinan, dan Motivasi&#13;
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan berorganisasi, sementara&#13;
lingkungan organisasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel&#13;
independen tersebut berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keaktifan&#13;
berorganisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh&#13;
paling besar terhadap Keaktifan Berorganisasi dilihat dari nilai thitung yang merupakan&#13;
nilai tertinggi dibandingkan dengan variabel lain yang signifikan.
Dosen Pembimbing : Edward Sahat
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BATANG</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2982" rel="alternate"/>
<author>
<name>Adyatama, Mahendra</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2982</id>
<updated>2025-03-25T07:56:48Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BATANG
Adyatama, Mahendra
Produksi susu dalam negeri di Indonesia belum mampu memenuhi permintaan nasional,&#13;
sehingga ketergantungan terhadap impor masih tinggi. Pada tahun 2024, produksi susu&#13;
dalam negeri hanya mampu memenuhi 21% dari total kebutuhan sebesar 4,6 juta ton,&#13;
menimbulkan kekhawatiran terhadap ketergantungan impor. Untuk mengatasi&#13;
permasalahan ini, pengembangan usaha peternakan sapi perah lokal menjadi peluang&#13;
strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha peternakan sapi&#13;
perah di Kabupaten Batang menggunakan metode analisis finansial, yaitu Net Present&#13;
Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (BCR), Payback Period&#13;
(PP), dan Discounted Payback Period (DPP). Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha&#13;
ini layak dijalankan dengan NPV sebesar Rp2.614.999.618,45 (positif), IRR sebesar 25%&#13;
(lebih tinggi dari tingkat diskonto 10,5%), BCR sebesar 1,66 (lebih dari 1), PP selama 3&#13;
tahun 1 bulan, dan DPP selama 3 tahun 6 bulan. Analisis ini semakin diperkuat dengan&#13;
hasil perbandingan dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa usaha&#13;
peternakan sapi perah secara konsisten dinilai layak dalam berbagai kondisi dan lokasi&#13;
penelitian. Selain itu, komparasi dengan investasi obligasi menunjukkan bahwa usaha ini&#13;
memiliki potensi keuntungan yang kompetitif meskipun dengan tingkat risiko yang&#13;
berbeda. Dengan demikian, usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Batang dapat&#13;
menjadi alternatif investasi yang menjanjikan bagi calon investor.
Dosen Pembimbing :  Edward Sahat Parulian Tampubolon
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Parador Property Management</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2981" rel="alternate"/>
<author>
<name>Azzahra Sayyidah, Nazwa</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2981</id>
<updated>2025-03-25T07:33:09Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Parador Property Management
Azzahra Sayyidah, Nazwa
Perusahaan perlu memperhatikan pemeliharaan karyawan dengan memperhatikan faktor&#13;
pendorong kinerja. Faktor tersebut dapat dilihat dari lingkungan kerja, motivasi, dan&#13;
disiplin kerja. Faktor pendorong kinerja karyawan guna mendorong tindakan profesional&#13;
dalam menyelesaikan tugasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh&#13;
motivasi, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Parador&#13;
Property Management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi tidak&#13;
berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara parsial, dengan nilai sig. sebesar 0.071&#13;
yang lebih besar dari 0.05 dan nilai t-hitung (1.705) yang lebih kecil dari t-tabel (1.993).&#13;
Sebaliknya, variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara&#13;
parsial, dengan nilai sig. sebesar 0.000 yang lebih kecil dari 0.05 dan t-hitung (4.891)&#13;
yang lebih besar dari t-tabel (1.993). Demikian juga, variabel disiplin kerja terbukti&#13;
berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara parsial, dengan nilai sig. sebesar 0.001&#13;
yang lebih kecil dari 0.05 dan t-hitung (3.595) yang lebih besar dari t-tabel (1.993).&#13;
Secara simultan, ketiga variabel tersebut mempengaruhi kinerja karyawan, dengan nilai&#13;
F-hitung (25.329) yang lebih besar dari F-tabel (2.73) dan nilai sig. sebesar 0.000 yang&#13;
lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja&#13;
dan disiplin kerja mempengaruhi kinerja karyawan, sementara motivasi tidak&#13;
berpengaruh. Kinerja karyawan secara keseluruhan dipengaruhi oleh kombinasi ketiga&#13;
variabel tersebut.
Dosen Pembimbing : Edward Sahat Tampubolon
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Motivasi, Disiplin, Komunikasi dan Lingkungan Kerja pada Kinerja Pegawai Badan Standardisasi Nasional</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2980" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kusumawardani, Dewi</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2980</id>
<updated>2025-03-25T06:40:26Z</updated>
<published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Motivasi, Disiplin, Komunikasi dan Lingkungan Kerja pada Kinerja Pegawai Badan Standardisasi Nasional
Kusumawardani, Dewi
Terbitnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)&#13;
menjadi dasar bahwa ASN harus berkinerja dengan baik karena menjadi garda terdapan&#13;
dalam melakukan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh&#13;
Kepemimpinan, Motivasi, Motivasi, Disiplin, Komunikasi dan Lingkungan Kerja pada&#13;
Kinerja Pegawai Badan Standardisasi Nasional yang merupakan ASN. Penelitian ini&#13;
menggunakan sampel sebanyak 135 responden yang merupakan pegawai BSN. Metode&#13;
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM)&#13;
menggunakan software SmartPLS 4.0 dengan pendekatan Partial Least Square (PLS).&#13;
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa variabel disiplin memiliki pengaruh yang positif&#13;
dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Badan Standarisasi Nasional, sementara itu&#13;
variabel kepemimpinan, motivasi, komunikasi dan lingkungan kerja tidak berpengaruh&#13;
signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Standarisasi Nasional.
Dosen Pembimbing : Annuridya Rosyidta Pratiwi Octasylva
</summary>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
