<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>1. Penelitian Hibah &amp; Mandiri (S1EL)</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/444" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/444</id>
<updated>2026-04-22T08:02:32Z</updated>
<dc:date>2026-04-22T08:02:32Z</dc:date>
<entry>
<title>Rancang Bangun Komposter Sampah Organik Kapasitas 25Kg Berbasis IoT</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2393" rel="alternate"/>
<author>
<name>Dewi Indraswati, Tris</name>
</author>
<author>
<name>Yatmani, Sri</name>
</author>
<author>
<name>Aisyah, Tita</name>
</author>
<author>
<name>Azhari, Fadly</name>
</author>
<author>
<name>Putra Ramadhan, Zidane</name>
</author>
<author>
<name>Lantip Timur Wicaksono, Alif</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2393</id>
<updated>2024-09-25T06:56:04Z</updated>
<published>2024-09-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Rancang Bangun Komposter Sampah Organik Kapasitas 25Kg Berbasis IoT
Dewi Indraswati, Tris; Yatmani, Sri; Aisyah, Tita; Azhari, Fadly; Putra Ramadhan, Zidane; Lantip Timur Wicaksono, Alif
Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN)&#13;
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2023, sampah sisa&#13;
makanan memiliki persentase sekitar 40,38% dari total sampah yang dihasilkan di&#13;
Indonesia, yang bersumber dari sampah rumah tangga sekitar 57% dan dari pasar&#13;
sekitar 12,13%. Untuk mengurangi jumlah sampah ini, dalam penelitian ini&#13;
dirancang bangun suatu komposter yang dapat mengubah sampah organik menjadi&#13;
kompos secara efisien. Prinsip kerjanya sebagai berikut pertama push button start&#13;
ditekan untuk memulai pencacahan, selanjutnya sampah organik dimasukkan ke&#13;
wadah pencacah untuk dicacah menjadi bentuk yang lebih kecil. Setelah itu,&#13;
sampah masuk ke dalam wadah pengomposan sambil diberi cairan EM4&#13;
(mikroorganisme). Selanjutnya, sampah masuk pada proses pengomposan selama&#13;
7 hari. Selama proses pengomposan, suhu dan kelembapan sampah dikontrol oleh&#13;
mikrokontroler ESP32 pada suhu 40 - 60°C dan kelembapan 40 - 60%. Dari hasil&#13;
pengujian yang dilakukan, mesin pencacah dengan rpm 2715,6 dapat mencacah&#13;
sampah dalam bentuk kecil secara merata, motor pengaduk dengan gearbox 1:20&#13;
dapat mencapai kecepatan rpm 74,7 dapat mengaduk sampah sampai 10kg dan&#13;
perlu penggantian pulley menjadi dalam bentuk roda gigi agar dapat mengaduk&#13;
dengan beban lebih besar. Suhu dan kelembapan pada sampah dapat dikendalikan&#13;
dalam rentang 40-60°C dan 40 – 60%. Kompos yang dihasilkan berwarna coklat&#13;
kehitaman dengan tekstur kompos kasar terurai, kering namun lembap, nilai pH,&#13;
nilai suhu dan nilai kelembapan belum diukur.
</summary>
<dc:date>2024-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>REVIEW MANAJEMEN PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2392" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kamal, Edwin</name>
</author>
<author>
<name>Saharudin, Saharudin</name>
</author>
<author>
<name>Ratnawati, Ratnawati</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2392</id>
<updated>2024-09-25T06:50:01Z</updated>
<published>2024-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">REVIEW MANAJEMEN PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK
Kamal, Edwin; Saharudin, Saharudin; Ratnawati, Ratnawati
</summary>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Tegangan Sinyal AC Spul Stator Terhadap Putaran Sudut Fasa Magnet Rotor Pada Pembangkit Listrik Alternator</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2258" rel="alternate"/>
<author>
<name>Marpaung, Parlindungan Pandapotan</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2258</id>
<updated>2024-08-14T04:46:10Z</updated>
<published>2024-08-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Tegangan Sinyal AC Spul Stator Terhadap Putaran Sudut Fasa Magnet Rotor Pada Pembangkit Listrik Alternator
Marpaung, Parlindungan Pandapotan
Pembangkit listrik sinyal ac menggunakan alternator (alternating generator) memiliki &#13;
dua bagian perangkat utama, yaitu bagian pertama lingkaran magnet permanen rotor &#13;
dapat berputar dan bagian kedua spul stator yang tidak dapat bergerak. Magnet rotor &#13;
membentuk jangkauan lintasan sudut putar magnet terhadap busur lingkaran bidang &#13;
inti spul stator. Tujuan penelitian membuat rancang bangun peralatan pembangkit &#13;
listrik menggunakan alternator menghasilkan tegangan sinyal ac output pada spul &#13;
stator, ketika magnet berputar melingkar membentuk sudut putar sebesar Ɵ(magnet) = 0 &#13;
derajat s/d 40 derajat terhadap busur lingkaran bidang inti spul stator. Metode&#13;
penelitian menggerakkan magnet rotor berputar melingkar melintasi busur lingkaran&#13;
bidang inti spul stator dengan kecepatan putar tertentu yang membangkitkan tegangan&#13;
sinyal ac maksimum dan hasil analisis tegangan sinyal ac fungsi perioda sinyal ac&#13;
pada output spul stator. Hasil pengukuran kecepatan putar sudut Ɵ(magnet) sebesar 1300&#13;
rpm diperoleh pengukuran tegangan sinyal ac maksimum sebesar Vo(spul) = Vm = &#13;
110 volt. Analisis tegangan sinyal ac fungsi perioda sinyal ac parameter ω.t(sinyal)&#13;
dinyatakan V(t) = 110 Sinus (ω.t(sinyal)). Jangkauan perioda sinyal ac sebesar ω.t(sinyal) = &#13;
0 derajat s/d 360 di konversikan terhadap jangkauan sudut putar Ɵ(magnet) = 0 derajat &#13;
s/d 40 derajat. Nilai konversi putaran sudut putar pada posisi sudut Ɵ(magnet) = 10 &#13;
derajat ke perioda sinyal ac sebesar ω.t(sinyal) = 90 derajat menghasilkan tegangan &#13;
sinyal ac sebesar V1(t) = 110 Sinus (900&#13;
) = 110 volt ac. Kemudian konversi sudut &#13;
putar Ɵ(magnet) = 20 derajat ke parameter ω.t(sinyal) = 180 derajat menghasilkan tegangan &#13;
sinyal ac sebesar V2(t) = 110 Sinus (1800&#13;
) = 0 volt. Berikutnya konversi posisi sudut &#13;
putar Ɵ(magnet) = 30 derajat ke parameter ω.t(sinyal) = 270 derajat menghasilkan V3(t) = &#13;
110 Sinus (2700&#13;
) = - 110 volt ac.
</summary>
<dc:date>2024-08-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>REVIEW SISTEM HYBRID TENAGA MATAHARI DAN TENAGA ANGIN PADA BANGUNAN TINGGI</title>
<link href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2067" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kamal, Edwin</name>
</author>
<author>
<name>Hapsari, Novy</name>
</author>
<id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2067</id>
<updated>2024-03-08T01:13:25Z</updated>
<published>2024-02-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">REVIEW SISTEM HYBRID TENAGA MATAHARI DAN TENAGA ANGIN PADA BANGUNAN TINGGI
Kamal, Edwin; Hapsari, Novy
</summary>
<dc:date>2024-02-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
