<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Community: Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/68</link>
    <description>Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat</description>
    <pubDate>Tue, 10 Mar 2026 00:13:14 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-03-10T00:13:14Z</dc:date>
    <item>
      <title>Studi Permukiman Produktif Berkelanjutan Kabupaten Tangerang</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3125</link>
      <description>Title: Studi Permukiman Produktif Berkelanjutan Kabupaten Tangerang
Authors: Medtry, Medtry; Karenina, Anna</description>
      <pubDate>Tue, 03 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3125</guid>
      <dc:date>2026-03-03T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115</link>
      <description>Title: HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI
Authors: Sri Handayani, Aniek; Suastiyanti, Dwita; Yudiyanti, Rike; Kuntolaksono, Satrio
Abstract: Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi, serta efisiensi&#xD;
keberlanjutan, penyimpanan energi menjadi solusi sangat penting. Sumber energi surya dan&#xD;
angin tidak selalu tersedia, menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas dan keandalan jaringan.&#xD;
Oleh karena itu, teknologi penyimpanan energi sangat penting dikembangkan. Indonesia,&#xD;
memiliki sumber daya alam melimpah, khususnya nanosilica dan Nanoselulose, berpeluang&#xD;
meningkatkan aktivitas produksi. Sebagai langkah strategis, pemerintah telah menarik investasi&#xD;
untuk membangun pabrik baterai litium, guna mendukung perkembangan industri. Abu boiler&#xD;
berbahan bakar limbah padat kelapa sawit dan atau limbah pertanian mengandung 30-85%&#xD;
silika, dari abu boiler kelapa sawit dapat menghasilkan 3-9 juta ton silika per tahun. Sementara&#xD;
permintaan baterai litium meningkat drastis karena energi dengan densitas tinggi, siklus hidup&#xD;
panjang, dan ringan, sehingga kebutuhan sistem penyimpan energi dengan densitas energi tinggi&#xD;
dan tingkat keamanan optimal semakin mendesak. Baterai litium umumnya menggunakan&#xD;
elektrolit cair, tetapi kekurangannya adalah ketidakstabilan elektrokimia dan suhu tinggi.&#xD;
Pergerakan ion litium yang tidak terkendali dalam kondisi tertentu menyebabkan timbulnya&#xD;
panas berlebih, berpotensi menimbulkan kerusakan perangkat. Sejak 2022, pengembangan&#xD;
elektrolit padat berbasis nanosilica pada Nanoselulose (SiO2-NC) telah dilakukan melalui kerja&#xD;
sama BRIN dan Institut Teknologi Indonesia (ITI). Elektrolit padat memiliki keunggulan dalam&#xD;
stabilitas elektrokimia dan termal dibandingkan dengan elektrolit cair. Namun, kelemahan utama&#xD;
dari elektrolit padat adalah rendahnya konduktivitas ionik serta kontak permukaan antara&#xD;
elektrolit dan anode. Konduktivitas ionik pada elektrolit padat sangat dipengaruhi oleh struktur&#xD;
materialnya, yang menjadi faktor penting dalam menentukan kestabilan sifat elektrokimianya.&#xD;
Sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah dilakukan, pada hilirisasi nanosilica dilakukan&#xD;
melalui pembuatan prototipe elektrolit padat sebagai sel baterai litium. Perakitan elektroda dan&#xD;
elektrolit baterai dilakukan melalui kerja sama antara ITI, HMI, BRIN, dan PT Trinitan. Perakitan&#xD;
SiO2-NC dengan anode Ni-SiO2 yang telah dikembangkan akan dapat meningkatkan performa&#xD;
baterai litium. Penggabungan komponen material energi storage yang telah dikembangkan akan&#xD;
meningkatkan performa baterai litium yang memenuhi standar internasional keselamatan&#xD;
baterai isi ulang IEC 62133. Target luaran dari penelitian ini adalah menghasilkan prototipe&#xD;
baterai litium berbasis SiO2-NC dan Ni-SiO2, dengan konten lokal sebesar 60%. Target luaran&#xD;
yang telah dicapai pada tahun 1 meliputi produk Nanoselulose dan Nanosilica yang telah dipakai&#xD;
sebagai bahan separator baterai menggunakan prototipe hasil scaleup tahun sebelumnya.&#xD;
Perbaikan produksi bahan baku dilakukan untuk memenuhi spesifikasi bahan baku separator&#xD;
dengan meningkatkan jumlah mesopori dari kedua bahan tersebut. Pengujian untuk mengetahui&#xD;
luas permukaan, volume pori, dan struktur mesopori sedang dalam antrean pengujian di BRIN.&#xD;
Prototipe produk Nanosilica dari abu boiler limbah padat kelapa sawit yang telah dilakukan&#xD;
scaleup dengan kapasitas 500 gram per batch, sedangkan dari sekam padi juga sudah selesai&#xD;
dikerjakan dan hasil uji FTIR, SEM, serta XRD menunjukkan ukuran partikel memenuhi diameter&#xD;
10-50 nm sesuai dengan spesifikasi untuk SPE. Luaran berupa draf paten sedang dalam proses&#xD;
pendaftaran paten. Saat ini, sedang dikumpulkan dokumen administrasi dari para inventor yang&#xD;
terlibat dalam pembuatan solid elektrolit baterai litium ini. Judul paten yang akan didaftarkan&#xD;
adalah "METODE PEMBUATAN SOLID POLIMER ELECTROLIT MATERIAL SEBAGAI KOMPONEN&#xD;
BATERAI LITHIUM". Prototipe yang dihasilkan berupa solid elektrolit polimer berbasis silika&#xD;
telah diselesaikan dan diuji coba untuk baterai koin 1/2 sel di laboratorium. Performa sementara&#xD;
dari energi penyimpanan yang dapat disimpan menunjukkan karakteristik kapasitas spesifik&#xD;
tertinggi, yaitu 112 mAh/g, dan konduktivitas ionik sebesar 2,1x10-03 S/cm, yang lebih besar&#xD;
dari target 1x10-04 S/cm. Hasil penelitian sementara mencapai TKT 5. Mitra berkontribusi untuk&#xD;
membiayai pengembangan Katoda berbasis Nanosilica, untuk bahan habis pakai diberikan secara&#xD;
inkind dan biaya uji dibayarkan sesuai tagihan.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114</link>
      <description>Title: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)
Authors: Sri Handayani, Aniek; Syafril, Enjarlis; Rosyidta Pratiwi Octasylva, Annuridya; Endah Susilawati, Sri
Abstract: Program Pengembangan Lembaga Inkubator Ekonomi (INKUBE) telah memfasilitasi dan&#xD;
meningkatkan/memperluas layanan pendampingan wirausaha mandiri dalam kegiatan&#xD;
inkubasi wirausaha. Pengembangan kelembagaan yang dilaksanakan adalah melakukan&#xD;
penguatan kelembagaan melalui layanan inkubator bisnis (layanan Inkubator berupa&#xD;
pendampingan dan konsultasi bisnis, konsultasi pengembangan produk, konsultasi&#xD;
keuangan dan investasi, konsultasi pemasaran, pengurusan legalitas, pembuatan&#xD;
website, pelatihan/workshop, Boothcamp, mentoring dan pitching), pameran serta&#xD;
demoday. Tenant yang diinkubasi adalah tenant di wilayah Banten khususnya Kabupaten&#xD;
Tangerang. Jumlah tenant terdaftar di PI2B (sebagai co-inkubator inkube) berasal dari&#xD;
UKM Kabupaten Tangerang sebanyak 20 UKM/UMKM sebagian besar bidang usahanya&#xD;
adalah pangan, material maju dan industri kreatif. Sebagian besar telah memiliki pasar&#xD;
lokal, untuk bisa naik kelas diperlukan pendampingan, coaching dan mentoring oleh&#xD;
inkubator serta mempertemukan dengan angel investor untuk perluasan pasar. Dari 20&#xD;
tenan tersebut 2 tenan yaitu UKM MAGGOYA dan MAGGONE menjadi fokus unggulan&#xD;
daerah Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Sepatan Timur. Kelompok mitra produksi&#xD;
magot di dua desa ini dilibatkan sebagai mitra PM-UPUD ITI dan BAPEDA Tangerang&#xD;
karena fokus pemberdayaan usaha tersebut berkelanjutan dan membantu pemerintah&#xD;
dalam mengurangi sampah kota Tangerang. Program yang ditawarkan tim pengabdi ITI&#xD;
dan Bapeda adalah membantu menyelesaikan permasalahan mitra dalam pengembangan&#xD;
produk dan perluasan pasar dengan melakukan pendampingan, coaching dan mentoring&#xD;
serta workshop perluasan usaha dan pasar dengan mengundang narasumber, market&#xD;
strategik atau industri untuk dapat mempersiapkan ke dua UKM meningkatkan usahanya&#xD;
menjadi produk unggulan ekspor. Tahun 1 kegiatan dimulai dengan sosialisasi program&#xD;
dan sinkronisasi jadual kegiatan dengan kedua mitra di dua kecamatan. Sebelumnya&#xD;
dilakukan survey untuk mengetahui urgensi pendampingan dan pelatihan yang&#xD;
dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk dan usaha maggot. Selanjutnya&#xD;
penerapan teknologi Reaktor Magot, mesin rotary drier dan mesin pencacah sampah&#xD;
dengan didampingi oleh mahasiswa magang. Produk hasil diversifikasi berupa tepung&#xD;
pelet telah dipasarkan untuk pakan unggas, tetapi untuk minyak magot masih belum&#xD;
efisien, rendemennya sangat rendah. Selain pendampingan produksi dilakukan juga&#xD;
untuk pembenahan managemen administrasi dan keuangan. Tahun 2. ditingkatkan&#xD;
difersivikasi produk untuk mitra 1. berupa minyak dengan bahan baku tambahan dari&#xD;
sampah lemak pemotongan hewan dan menghasilkan revenue yang meningkat sebesar&#xD;
20%. sedangkan mitra 2. yang sebelumnya telah mengalami kenaikan revenue 10%,&#xD;
tetapi akhir 2024 workshop magot mengalami kerusakan karena terkena puting beliung.&#xD;
Sehingga produksi berhenti di awal tahun 2025. untuk membangkitkan kembali kondisi&#xD;
mitra 2, maka tim pengabdi mengarahkan untuk bekerjasama dengan Magota+ untuk&#xD;
membantu pemasaran magot kering dalam kemasan. Dalam meningkatkan produksi&#xD;
Magota+ diberikan bantuan alat sangrai magot, alat penepung dan alat press minyak.&#xD;
Luaran yang dicapai pada tahun 1. rekognisi 3/6 mahasiswa disemester ganjil 24/25 dan&#xD;
3/6 mahasiswa di semester genap 24/25, poster draft, video upload di youtube ITI,&#xD;
artikel ilmiah di Sinta 2, 3 artikel telah di Published di media online, dan peningkatan&#xD;
diversifikasi produk, untuk minyak magot dan peningkatan kualitas produk MagOne&#xD;
memenuhi spesifikasi pasar. Sedangkan Magoya produk magot dijual curah untuk pakan&#xD;
ikan di tambak lele dan mujair di Kecamatan Jayanti.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PEMBINAAN PEMAHAMAN DAN PENERAPAN ETIKA KEINSINYURAN DALAM PENGEMBANGAN KARIER PROFESIONAL KEINSINYURAN DI TEMPAT KERJA</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3111</link>
      <description>Title: PEMBINAAN PEMAHAMAN DAN PENERAPAN ETIKA KEINSINYURAN DALAM PENGEMBANGAN KARIER PROFESIONAL KEINSINYURAN DI TEMPAT KERJA
Authors: Widianty, Yenny; Mochtar, Krishna; Haifan, Mohammad; Makosim, Syahril; Rasyid, Rulyenzi; Prasha Risfi Silitonga, Muhammad
Abstract: Etika kerja seperti kedisiplinan, tanggung-jawab, kejujuran dan lain-lain, merupakan&#xD;
landasan perilaku profesional yang mempengaruhi integritas, kinerja, dan reputasi&#xD;
organisasi. Lingkungan kerja yang etis bukan hanya mengurangi pelanggaran, namun juga&#xD;
meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kepercayaan publik. Dalam konteks persaingan&#xD;
global, pembinaan kode etik menjadi kebutuhan strategis bagi organisasi untuk menjaga&#xD;
keberlanjutan dan daya saingnya. Masalah etika yang umum terjadi antara lain. Konflik&#xD;
Kepentingan (Conflict of Interest), Kecurangan dan Korupsi Internal, penyalahgunaan&#xD;
Teknologi dan Data, Perundungan, Diskriminasi, dan Pelecehan.&#xD;
Hasil riset yang telah dilakukan Tim Dosen Program Studi Profesi Insinyur (PS-PPI), Institut&#xD;
Teknologi Indonesia (ITI), terhadap 525 responden mahasiswa Rekognisi Pembelajaran&#xD;
Lampau (RPL), menyimpulkan bahwa keadaan/ iklim yang kondusif di tempat kerja sangat&#xD;
mempengaruhi tekad dan integritas dari para insinyur dalam menegakkan etika insinyur.&#xD;
Temuan dan rekomendasi hasil riset tersebut diimplementasikan dalam kegiatan PkM Hibah&#xD;
internal yang diperoleh dari PRPM ITI yang berjudul “Pembinaan Pemahaman dan&#xD;
Penerapan Etika Keinsinyuran”. Lokasi pembinaan yaitu PT Intermesindo Forging Prima&#xD;
(IMFP) yang merupakan industri manufaktur (hot forging), dengan Produk utama komponen&#xD;
hasil forging untuk berbagai industri. Pabrik berlokasi di Kecamatan Cibodas/Jatiuwung,&#xD;
salah satu kantong industri Kota Tangerang. Pembinaan kode etik merupakan investasi&#xD;
jangka panjang yang menentukan keberhasilan, keberlanjutan, dan reputasi organisasi.&#xD;
Dengan budaya etika yang kuat, perusahaan mampu menciptakan lingkungan kerja yang&#xD;
harmonis, produktif, dan bebas dari risiko pelanggaran. Bentuk pembinaan pemahaman etika&#xD;
dilakukan melalui sosialisasi Kode Etik Keinsinyuran, pelatihan dan pendampingan untuk&#xD;
evalusi tingkat pemahaman dan kepatuhan dalam menjalankan peraturan , etika di IMFP.&#xD;
Pelatihan etika berkelanjutan di semua level organisasi, merupakan strategi yang efektif&#xD;
untuk membangun komitmen dan iklim yang kondusif dalam membangun budaya etis&#xD;
organisasi. Berdasarkan feedback dari perusahaan, kegiatan PkM ‘Pembinaan Pemahaman&#xD;
dan Penerapan Etika Keinsinyuran Dalam Pengembangan Karier Profesional Keinsinyuran&#xD;
di Tempat Kerja’ yang telah dilakukan di PT. Intermesindo Forging Prima memberikan&#xD;
dampak positif dalam bentuk tindak lanjut pasca pembinaan berupa rencana, kebijakan dan&#xD;
program guna penguatan pemahaman dan tingkat kepatuhan terhadap peraturan dan etika&#xD;
perusahaan, khususnya Sadar K3L untuk mencapai zero accident yang akan dilakukan&#xD;
Perusahaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kegiataan Pengabdian kepada Masyarakaat&#xD;
(PkM) yang didanai dari hibah internal PRPM ITI Nomor: 001/KP-HI/PRPMPkM/ITI/VII/2025, efektif, sehingga kegiatan serupa bisa dilakukan di perusahaan lain.</description>
      <pubDate>Mon, 15 Dec 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3111</guid>
      <dc:date>2025-12-15T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

