<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Tugas Akhir Mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/59</link>
    <description>Tugas Akhir Mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota</description>
    <pubDate>Tue, 10 Mar 2026 12:44:09 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-03-10T12:44:09Z</dc:date>
    <item>
      <title>TIPOLOGI FENOMENA URBAN SPRAWL DI KECAMATAN PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANG</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123</link>
      <description>Title: TIPOLOGI FENOMENA URBAN SPRAWL DI KECAMATAN PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANG
Authors: Faiz Al Hanif, Sadam; Haryo Nugroho, Budi
Abstract: Urban sprawl merupakan sebuah fenomena pemekaran kota yang ditandai dengan&#xD;
pertumbuhan luasan kota secara fisik dengan pola yang cenderung menyebar secara tidak&#xD;
terkendali. Kecamatan Pakuhaji merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten&#xD;
Tangerang bagian utara yang memiliki gejala urban sprawl. Gejala urban sprawl di&#xD;
Kecamatan Pakuhaji dipengaruhi oleh perkembangan kawasan terbangun yang pesat.&#xD;
Perkembangan tersebut memunculkan gejala urban sprawl yaitu penurunan densitas&#xD;
penduduk di kawasan terbangun dan ketidaksesuaian antara kondisi lahan eksisting&#xD;
dengan rencana tata ruang yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji&#xD;
karakteristik dan tipologi fenomena urban sprawl yang terjadi di Kecamatan Pakuhaji,&#xD;
Kabupaten Tangerang. Metode pendekatan yang digunakan ialah menggunakan metode&#xD;
kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis berupa skoring yang kemudian akan dilihat&#xD;
pola persebarannya pada peta. Variabel penelitian yang digunakan ialah kepadatan&#xD;
penduduk, kepadatan bangunan, jarak ke pusat kota, dan pembangunan dalam jangkauan&#xD;
jaringan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 desa yaitu Desa Buaran&#xD;
Bambu, Desa Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana dengan karakteristik urban sprawl&#xD;
tinggi yang dicirikan oleh rendahnya kepadatan penduduk dan bangunan, jarak yang&#xD;
relatif jauh dari pusat kota, dan pembangunan yang tersebar di luar jangkauan jaringan&#xD;
jalan utama. Selanjutnya, Tipologi urban sprawl yang terbentuk terbagi menjadi tiga&#xD;
kategori: tipologi urban sprawl rendah 7 desa yaitu Desa Bonisari, Desa Buaran Mangga,&#xD;
Desa Pakualam, Desa Rawaboni, Desa Gaga, Desa Sukawali, dan Kelurahan Pakuhaji;&#xD;
tipologi urban sprawl sedang 3 desa yaitu Desa Kiarapayung, Desa Kalibaru, dan Desa&#xD;
Surya Bahari; serta tipologi urban sprawl tinggi 4 desa yaitu Desa Buaran Bambu, Desa&#xD;
Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana. Penanganan urban sprawl di Kecamatan&#xD;
Pakuhaji difokuskan pada pengendalian pembangunan di kawasan pinggiran, densifikasi&#xD;
melalui konsep kota kompak dan smart growth, insentif pembangunan vertikal, serta&#xD;
pengembangan transportasi publik. Desa dengan tipologi Urban sprawl tinggi menjadi&#xD;
prioritas pengawasan lahan melalui rencana tata ruang yang lebih akurat dan pembatasan&#xD;
pembangunan pada wilayah berpola leapfrog.
Description: Dosen Pembimbing I: Ir. Budi Haryo Nugroho, S.T., M.Sc.,IPM; Dosen Pembimbing II: Elvira Naim, ST., MPP</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>EVALUASI PEMANFAATAN TAMAN KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG (Studi Kasus: Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang Selatan)</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3122</link>
      <description>Title: EVALUASI PEMANFAATAN TAMAN KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG (Studi Kasus: Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang Selatan)
Authors: Ihsan Kamil, Muhamad; Medtry, Medtry; Garniati Rahayu, Riana
Abstract: Taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH) memiliki peran penting dalam&#xD;
menyediakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat&#xD;
perkotaan. Taman Kota 2 BSD merupakan salah satu RTH di Kota Tangerang Selatan&#xD;
yang cukup luas dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat&#xD;
sekitar. Namun, dalam pemanfaatannya masih terdapat beberapa permasalahan terkait&#xD;
kebersihan, kondisi fasilitas, keteraturan zona aktivitas, dan penyediaan informasi&#xD;
yang mempengaruhi tingkat kenyamanan dan kepuasan pengunjung. Penelitian ini&#xD;
bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang&#xD;
Selatan berdasarkan persepsi pengunjung terhadap aspek kebersihan, kenyamanan,&#xD;
fasilitas, dan fungsi sosial taman. Metode yang digunakan adalah pendekatan&#xD;
kuantitatif dengan instrumen kuesioner dan observasi lapangan. Analisis dilakukan&#xD;
menggunakan scoring dan tabulasi silang, serta dilengkapi dengan analisis SWOT&#xD;
untuk merumuskan strategi dan indikasi program lima tahun ke depan. Hasil penelitian&#xD;
menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung merasa cukup nyaman menggunakan&#xD;
taman, namun terdapat catatan penting terkait kebersihan dan kondisi fasilitas tertentu.&#xD;
Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan beberapa strategi dan program untuk&#xD;
memperkuat pemanfaatan taman, meliputi optimalisasi lokasi strategis dan&#xD;
peningkatan kenyamanan, penataan pedagang informal, serta perbaikan aspek&#xD;
kebersihan taman. Melalui penerapan strategi ini, Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang&#xD;
Selatan diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai ruang&#xD;
publik yang layak, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Description: Dosen Pembimbing I: Ir. Medtry, S.T, M.T.; Dosen Pembimbing II: Riana Garniati Rahayu, S.T., M.Sc.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3122</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR UNGGULAN KOTA SUKABUMI</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3109</link>
      <description>Title: STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR UNGGULAN KOTA SUKABUMI
Authors: Rivaldi, Septian; Nugraha S. Setiono, Dedi
Abstract: Perekonomian adalah hal yang sangat penting bagi masyarakat di suatu daerah karena&#xD;
pertumbuhan perekonomian itu sendiri menjadi tolak ukur yang dapat dipakai untuk&#xD;
meningkatkan pembangunan daerah. Namun, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang&#xD;
berkualitas menjadi tantangan tersendiri bagi suatu daerah, terutama karena keterbatasan&#xD;
sumber daya, ketimpangan sosial-ekonomi, tingkat urbanisasi yang cepat, dan kurangnya&#xD;
infrastruktur. Kota Sukabumi, sebagai wilayah administrasi terkecil ketiga di Provinsi&#xD;
Jawa Barat, menghadapi tantangan-tantangan ini dengan keterbatasan sumber daya&#xD;
alamnya dan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya.&#xD;
Rata-rata persentase penduduk miskin di Kota Sukabumi dari tahun 2017-2022 mencapai&#xD;
7,71%, lebih tinggi dari Kabupaten Sukabumi, dan meningkat pada tahun 2020. Kondisi&#xD;
ini menjadi perhatian penting dalam konteks komitmen global Sustainable Development&#xD;
Goals (SDGs) yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan&#xD;
kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pada penelitian kali ini penulis mencoba untuk&#xD;
melakukan penelitian dengan judul “Strategi Pengembangan Sektor Unggulan Kota&#xD;
Sukabumi”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui analisis&#xD;
Location Quotient, Shiftshare, Tipologi Klassen, dan Overlay untuk mengidentifikasi&#xD;
sektor-sektor unggulan di Kota Sukabumi selama periode 2015-2022. Hasil analisis&#xD;
menunjukkan bahwa sektor-sektor unggulan meliputi transportasi dan pergudangan, jasa&#xD;
keuangan dan asuransi, jasa pendidikan, jasa lainnya, pengadaan air, perdagangan besar&#xD;
serta eceran, pengadaan listrik dan gas, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta&#xD;
jasa kesehatan. sektor yang paling menonjol di antaranya adalah penyediaan akomodasi,&#xD;
jasa kesehatan, dan jasa lainnya, yang kemudian dianalisis lebih lanjut menggunakan&#xD;
SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan yang diharapkan dapat mendorong&#xD;
pertumbuhan ekonomi di Kota Sukabumi.
Description: Dosen Pembimbing: Ir. Dedi Nugraha S. Setiono MURP</description>
      <pubDate>Mon, 01 Jan 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3109</guid>
      <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>STRATEGI PENGEMBANGAN JELEKONG SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN BANDUNG (Lokasi Studi: Kelurahan Jelekong, Kabupaten Bandung)</title>
      <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3045</link>
      <description>Title: STRATEGI PENGEMBANGAN JELEKONG SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI KABUPATEN BANDUNG (Lokasi Studi: Kelurahan Jelekong, Kabupaten Bandung)
Authors: Nuansa A, Hamam; Lestari, Forina
Abstract: Kampung Jelekong yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung&#xD;
menyuguhkan panorama khas pedesaan, sentra pembuatan kerajinan wayang golek,&#xD;
pertunjukan seni sunda, dan penghasil lukisan yang memiliki nilai seni dan budaya.&#xD;
Dalam penelitian ini yang bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan&#xD;
Jelekong sebagai daerah tujuan wisata di Kabuapten Bandung dengan beberapa&#xD;
sasaran yaitu mengindetifikasi karakteristik pariwisata meliputi atraksi,&#xD;
aksesibilitas, amenitas, pengelolaan dan pengunjung selanjutnya menganalisis&#xD;
kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, serta merumuskan alternatif strategi&#xD;
untuk mengembangkan pariwisata yang ada. Metode yang gunakan dalam&#xD;
penelitian ini meliputi metode pengambilan sampel dengan menggunakan Simple&#xD;
Random Sampling untuk pengambilan sampel pengunjung dan metode Purposive&#xD;
Sampling untuk pengambilan sampel kepada stakeholder. Sedangkan metode&#xD;
analisis menggunakan pertama metode analisis karakteristik pariwisata meliputi&#xD;
daya tarik, aksesibilitas, amenitas, dan pelayanan tambahan berupa pengelola;&#xD;
kedua analisis pengunjung; ketiga analisis SWOT meliputi EFAS dan IFAS serta&#xD;
perumusan strategi pengembangan dan pembuatan roadmap strategy. Hasil&#xD;
pembahasan, karakteristik pariwisata Kampung Jelekong atraksi terbagi menjadi&#xD;
dua jenis yaitu warisan dan buatan yang tersebar di seluruh wilayah kampung&#xD;
dengan jarak antar objek yang terjangkau, amenitas berupa fasilitas penunjang&#xD;
pariwisata sudah mencukupi dan kurang optimalisasi, aksesibilitas yang cukup baik&#xD;
dan terjangkau dari wilayah perkotaan Bandung, Pengelolaan yang cukup baik&#xD;
dengan berbagai program yang ada, hasil analisis SWOT melalui IFAS dan EFAS&#xD;
terdapat pada diagram SWOT menunjukkan Kampugn Jelekong pada Kuadram I&#xD;
(Growth Oriented Strategy).Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa Kampung&#xD;
Jelekong memiliki potensi untuk dikembangkan dan dapat menjadi objek wisata&#xD;
yang berkelanjutan.
Description: Dosen Pembimbing I: Forina Lestari, S.T, MSc. ; Dosen Pembimbing II: Ir. Anthony P Nasution, MURP</description>
      <pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3045</guid>
      <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

