<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/183">
    <title>DSpace Community: Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Program S1 Teknik Mesin</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/183</link>
    <description>Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Program S1 Teknik Mesin</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2954" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2952" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2890" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2755" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-03-10T01:50:21Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2954">
    <title>Meminimalkan Downtime pada Mesin Milling</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2954</link>
    <description>Title: Meminimalkan Downtime pada Mesin Milling
Authors: Rupajati, Pathya; Naufal, Ramzy
Abstract: Mesin CNC Milling adalah salah satu peralatan utama dan penting yang sering digunakan&#xD;
dalam industri manufaktur. Pendekatan metode pemeliharaan (maintenance) dan bagaimana&#xD;
hal ini dapat diterapkan untuk mengurangi downtime. Pengurangan downtime memiliki efek&#xD;
yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas dan merupakan prasyarat untuk produksi&#xD;
yang menguntungkan dan fleksibel. Mengukur efektivitas mesin produksi merupakan salah&#xD;
satu faktor penting dari segi ekonomi. Permasalahan yang terjadi dalam industri pemesinan&#xD;
milling ini adalah downtime yang lama, yang menyebabkan produktivitas. Metode yang&#xD;
digunakan dalam penelitian ini adalah predictive maintenance.</description>
    <dc:date>2025-02-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2952">
    <title>PENYUSUNAN RENCANA KEBUTUHAN BAHAN BAKU INDUSTRI DALAM RANGKA USULAN PENETAPAN NERACA KOMODITAS</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2952</link>
    <description>Title: PENYUSUNAN RENCANA KEBUTUHAN BAHAN BAKU INDUSTRI DALAM RANGKA USULAN PENETAPAN NERACA KOMODITAS
Authors: Tuapetel, Victor</description>
    <dc:date>2025-03-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2890">
    <title>Menulis Karya Pengabdian pada Masyarakat dengan Tema "Desain Alat Peniris Minyak untuk Kapasitas 10 kg untuk Industri Makanan yang Lebih Sehat"</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2890</link>
    <description>Title: Menulis Karya Pengabdian pada Masyarakat dengan Tema "Desain Alat Peniris Minyak untuk Kapasitas 10 kg untuk Industri Makanan yang Lebih Sehat"
Authors: Rasyid, Mohammad Kurniadi
Abstract: Proses penggorengan merupakan salah satu metode pengolahan makanan yang sangat&#xD;
populer di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Makanan yang digoreng seperti produk:&#xD;
gorengan, bawang goreng, kerupuk, dan Keripik (kentang, pisang, singkong, dll.) banyak&#xD;
digemari oleh berbagai kalangan. Namun, setelah digoreng, makanan biasanya mengandung&#xD;
minyak berlebih, yang tidak hanya mengurangi kualitas makanan, tetapi juga memiliki dampak&#xD;
negatif terhadap kesehatan konsumen dan estetika produk makanan itu sendiri.. Pengabdian&#xD;
masyarakat kali ini adalah menulis karya pengabdian pada masyarakat yang tidak&#xD;
dipublikasikan dengan tema “Menulis karya pengabdian pada masyarakat dengan tema “Desain&#xD;
Alat Peniris Minyak untuk Kapasitas 10 kg untuk Industri Makanan yang Lebih Sehat”.&#xD;
Wilayah Tangerang masih sedikit UKM yang melakukan proses penirisan minyak pada&#xD;
makanan gorengan. Program pengabdian masyarakat kali ini bertujuan untuk menolong&#xD;
masyarakat dan para pelaku usaha gorengan untuk mendapatkan makanan yang lebih sehat.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2755">
    <title>PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN HURRIYYATUL AMIIN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI SABUN HERBAL UNTUK MENUNJANG KEBUTUHAN OPERASIONAL PESANTREN DAN MEMBANGUN KEWIRAUSAHAAN SANTRI</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2755</link>
    <description>Title: PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN HURRIYYATUL AMIIN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI SABUN HERBAL UNTUK MENUNJANG KEBUTUHAN OPERASIONAL PESANTREN DAN MEMBANGUN KEWIRAUSAHAAN SANTRI
Authors: Handayani, Sri; Haifan, Mohammad; Ismojo, Ismojo
Abstract: Pesantren adalah lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam, dimana seorang&#xD;
kyai mengajarkan ilmu agama Islam melalui kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab oleh&#xD;
ulama terdahulu kepada santri-santri yang biasanya tinggal di pondok (asrama) dalam&#xD;
pesantren tersebut [1, 2]. Sistem pendidikan pesantren yang dilakukan setiap hari dalam&#xD;
sebuah asrama/ pondok dan satu kawasan bersama kyai dan para gurunya membuat&#xD;
hubungan yang terjalin berlangsung dengan intensif tidak sekedar hubungan formal antara&#xD;
ustadz dan santrinya [3].&#xD;
Pesantren Hurriyyatul Amiin yang berlokasi Gg Masjid RT 05/RW 06 Desa Jampang,&#xD;
Kec. Kemang Parung, Kab. Bogor merupakan salah satu pesantren yang dikembangkan&#xD;
untuk kaum kurang mampu/ dhuafa. Pesantren tersebut didirikan oleh Ustad H. Moh.&#xD;
Syamsuddin, Lc, MA yang mengenyam pendidikan keislaman di pesantren dan melanjutkan&#xD;
ke Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) Jakarta. Luas lahan pesantren sekitar 6.000 m&#xD;
yang yang didukung dengan fasilitas masjid, tempat tinggal santri, ruang belajar (kelas) dan&#xD;
kebun yang dimanfaatkan untuk tanaman sayuran (semusim) dan tanaman tahunan.</description>
    <dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

