Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorFaiz Al Hanif, Sadam-
dc.contributor.authorHaryo Nugroho, Budi-
dc.date.accessioned2026-02-10T08:26:41Z-
dc.date.available2026-02-10T08:26:41Z-
dc.date.issued2025-
dc.identifier.urihttp://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123-
dc.descriptionDosen Pembimbing I: Ir. Budi Haryo Nugroho, S.T., M.Sc.,IPM; Dosen Pembimbing II: Elvira Naim, ST., MPPen_US
dc.description.abstractUrban sprawl merupakan sebuah fenomena pemekaran kota yang ditandai dengan pertumbuhan luasan kota secara fisik dengan pola yang cenderung menyebar secara tidak terkendali. Kecamatan Pakuhaji merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara yang memiliki gejala urban sprawl. Gejala urban sprawl di Kecamatan Pakuhaji dipengaruhi oleh perkembangan kawasan terbangun yang pesat. Perkembangan tersebut memunculkan gejala urban sprawl yaitu penurunan densitas penduduk di kawasan terbangun dan ketidaksesuaian antara kondisi lahan eksisting dengan rencana tata ruang yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik dan tipologi fenomena urban sprawl yang terjadi di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Metode pendekatan yang digunakan ialah menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis berupa skoring yang kemudian akan dilihat pola persebarannya pada peta. Variabel penelitian yang digunakan ialah kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, jarak ke pusat kota, dan pembangunan dalam jangkauan jaringan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 desa yaitu Desa Buaran Bambu, Desa Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana dengan karakteristik urban sprawl tinggi yang dicirikan oleh rendahnya kepadatan penduduk dan bangunan, jarak yang relatif jauh dari pusat kota, dan pembangunan yang tersebar di luar jangkauan jaringan jalan utama. Selanjutnya, Tipologi urban sprawl yang terbentuk terbagi menjadi tiga kategori: tipologi urban sprawl rendah 7 desa yaitu Desa Bonisari, Desa Buaran Mangga, Desa Pakualam, Desa Rawaboni, Desa Gaga, Desa Sukawali, dan Kelurahan Pakuhaji; tipologi urban sprawl sedang 3 desa yaitu Desa Kiarapayung, Desa Kalibaru, dan Desa Surya Bahari; serta tipologi urban sprawl tinggi 4 desa yaitu Desa Buaran Bambu, Desa Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana. Penanganan urban sprawl di Kecamatan Pakuhaji difokuskan pada pengendalian pembangunan di kawasan pinggiran, densifikasi melalui konsep kota kompak dan smart growth, insentif pembangunan vertikal, serta pengembangan transportasi publik. Desa dengan tipologi Urban sprawl tinggi menjadi prioritas pengawasan lahan melalui rencana tata ruang yang lebih akurat dan pembatasan pembangunan pada wilayah berpola leapfrog.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Indonesiaen_US
dc.subjectUrban Sprawlen_US
dc.subjectKawasan Terbangunen_US
dc.subjectTipologien_US
dc.subjectKecamatan Pakuhajien_US
dc.titleTIPOLOGI FENOMENA URBAN SPRAWL DI KECAMATAN PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANGen_US
dc.identifier.nimNIM1232100015-
Appears in Collections:[TA] Perencanaan Wilayah dan Kota

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
1 COVER.pdfCOVER46.81 kBAdobe PDFView/Open
2 ABSTRAK.pdfABSTRAK152.47 kBAdobe PDFView/Open
3 BAB I.pdfBAB I441.26 kBAdobe PDFView/Open
4 BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II445.35 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
5 BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III739.36 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
6 BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV6.03 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
7 BAB V.pdfBAB V33.9 kBAdobe PDFView/Open
8 DAFTAR PUSTAKA.pdfDAFTAR PUSTAKA96.41 kBAdobe PDFView/Open
9 FULL TEXT.pdf
  Restricted Access
FULL TEXT8.34 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.