Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1358
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorRizal, Fuad-
dc.contributor.authorDemami, Aliviana-
dc.date.accessioned2022-10-14T15:15:03Z-
dc.date.available2022-10-14T15:15:03Z-
dc.date.issued2021-02-04-
dc.identifier.urihttp://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1358-
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan optimalisasi pemanfaatan UPT Labkesda Tangerang Selatan oleh masyarakat. Sejak 2016, UPT Labkesda Tangerang Selatan telah terakreditasi dengan nilai penuh oleh KALK (Komisi Akreditasi Laboratorium Kesehatan) sehingga telah layak dan memenuhi standar untuk memberikan pelayangan terhadap masyarakat. Namun banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan UPT Labkesda. Penyebab utamanya adalah karena bangunan UPT Labkesda sulit dilihat dan diidentifikasi oleh masyarakat. Teori yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah teori terkait penandaan dalam lingkup kota oleh Kevin Lynch dalam bukunya Image of the City dan teori identitas arsitektural oleh Nelson Goodman. Prinsip pemikiran Lynch yang digunakan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengamat mencermati dan merekam visualisasi dalam dirinya dan bagaimana penambahan objek baru pada suatu lingkungan dapat mempengaruhi dan membentuk ingatan seseorang. Sedangkan pemikiran Nelson Goodman yang digunakan dalam penelitian ini adalah bagaimana desain arsitektural bangunan dapat menjadi penanda keberadaan bangunan tersebut sekaligus menjadi identitas yang memvisualisasikan fungsi bangunannya. Berdasarkan data dan hasil analisis telah dipetakan hal-hal yang menyebabkan sulitnya UPT Labkesda dilihat dan diidentifikasi oleh masyarakat. Penyebab yang termasuk dalam lingkup makro adalah minimnya penanda sekaligus pengarah yang membantu pengguna jalan untuk mencapai UPT Labkesda pada lingkup kawasan. Sedangkan penyebab yang termasuk dalam lingkup mikro adalah minimnya ukuran penanda eksisting, terhalangnya pandangan masyarakat ke bangunan UPT Labkesda oleh pagar, vegetasi dan elevasi tapak eksisting. Selain itu bentuk bangunan UPT Labkesda cenderung tidak menyimbolkan dan merepresentasikan fungsinya sebagai fasilitas kesehatan yang penting dan strategis dalam melayani masyarakat. Sebagai solusinya diusulkan perubahan fasad bangunan agar dapat bangunan berperan sebagai penanda sekaligus simbol bangunan fasilitas kesehatan. Selain itu diusulkan pula penempatan penanda-penanda di beberapa titik sebagai pemandu arah untuk masyarakat sekaligus penanda UPT Labkesda agar mudah dilihat dan diidentifikasi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherInstitut Teknologi Indonesiaen_US
dc.titleIMPLEMENTASI PENANDA DAN SIMBOL SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI GEDUNG UPT LABKESDA TANGERANG SELATANen_US
dc.typeOtheren_US
Appears in Collections:2. Penelitian Mandiri (S1AR)

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
R2 Penelitian UPT Labkesda draf final.pdfDigital File2.18 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.