<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/52">
    <title>DSpace Community: Kumpulan Tugas Akhir Sarjana dan Diploma Civitas Akademika Institut Teknologi Indonesia</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/52</link>
    <description>Kumpulan Tugas Akhir Sarjana dan Diploma Civitas Akademika Institut Teknologi Indonesia</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2009" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2007" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3122" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-03-09T14:38:37Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2009">
    <title>PEMBUATAN PESAWAT PENERIMA VHF PADA SISTEM PENGUKURAN KECEPATAN SUARA DI BAWAH LAUT</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2009</link>
    <description>Title: PEMBUATAN PESAWAT PENERIMA VHF PADA SISTEM PENGUKURAN KECEPATAN SUARA DI BAWAH LAUT
Authors: STEVANUS, ALFRED
Abstract: ABSTRAK&#xD;
Pada tugas akhir ini akan dibahas tentang garis besar perambatan gelombang akustik di dalam laut. Selain itu akan dibahas pula mengenai sistem perangkat penerima gelombang radio, yang nantinya akan digunakan untuk pengukuran kecepatan suara jarak jauh.&#xD;
Sinyal radio FM yang diterima memiliki frekuensi pembawa 150 MHz dengan lebar jalur 300 kHz. Setelah sinyal radio ditapis dan diperkuat sebesar 20 dB, maka sinyal tersebut dikonversi frekuensinya ke 10.7 MHz dengan cara mencampurnya dengan sinyal osilator berfrekuensi 139.3 MHz. Jadi proses penguatan dan pendemodulasiannya terjadi pada daerah frekuensi yang lebih rendah.
Description: Dosen pembibing:Budi Pardono</description>
    <dc:date>1999-01-27T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2007">
    <title>PEGUJIAN PROTIPE ALAT PENGERING TIPE RAK UNTUK KOMODITAS NENAS (Ananas comosus (L) Marr)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2007</link>
    <description>Title: PEGUJIAN PROTIPE ALAT PENGERING TIPE RAK UNTUK KOMODITAS NENAS (Ananas comosus (L) Marr)
Authors: Prihatna, Ika Hera
Abstract: Bahan hasil pertanian umumnya bersifat mudah rusak (perishable) dan tidak tahan terhadap lama disimpan. Buah Nenas peka terhadap kerusakan dan tidak tahan lama disimpan yaitu dua sampai dengan empat minggu (Soesarsono W. 1981).&#xD;
Untuk mengatasi masalah tersebut serta menjadikan buah Nenas tahan lama&#xD;
dalam penyimpanan (awet) adalah dengan cara mengeringkan buah Nenas.&#xD;
Teknologi pengeringan yang dipergunakan adalah berupa alat mekanis (pengering buatan) dengan tambahan panas.&#xD;
Keuntungan pengeringan dengan alat mekanis dibanding dengan penjemuran antara lain:&#xD;
a. Tidak tergantung pada cuaca.&#xD;
b. Suhu dan aliran dapat diatur sehingga waktu pengeringan lebih cepat.&#xD;
c. Tidak memerlukan tempat yang luas.&#xD;
d. Hasil lebih bersih.&#xD;
Penelitian ini bertujuan menguji prototipe alat pengering tipe rak untuk komoditas Nenas.&#xD;
Manfaat yang diharapkan adalah pengawetan dalam bentuk kripik serta peningkatan nilai produk.&#xD;
Konstruksi alat pengering terdiri dari badan alat pengering (body), rak, unit pemanas, bagian pemasukan dan pengeluaran udara.&#xD;
Hasil yang diperoleh bahwa kadar air awal 80,52% dan akhir 5,32%, suhu pengeringan sebesar 43°C dan pengeringan selama 19,5 jam, laju penurunan kadar air bahan rata-rata sebesar 6,88% dan efisiensi sistem pengeringan sebesar 27%.
Description: Dosen Pembimbing I:Soejatmiko Dosen Pembibing II:Wjanto</description>
    <dc:date>1997-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123">
    <title>TIPOLOGI FENOMENA URBAN SPRAWL DI KECAMATAN PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANG</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3123</link>
    <description>Title: TIPOLOGI FENOMENA URBAN SPRAWL DI KECAMATAN PAKUHAJI KABUPATEN TANGERANG
Authors: Faiz Al Hanif, Sadam; Haryo Nugroho, Budi
Abstract: Urban sprawl merupakan sebuah fenomena pemekaran kota yang ditandai dengan&#xD;
pertumbuhan luasan kota secara fisik dengan pola yang cenderung menyebar secara tidak&#xD;
terkendali. Kecamatan Pakuhaji merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten&#xD;
Tangerang bagian utara yang memiliki gejala urban sprawl. Gejala urban sprawl di&#xD;
Kecamatan Pakuhaji dipengaruhi oleh perkembangan kawasan terbangun yang pesat.&#xD;
Perkembangan tersebut memunculkan gejala urban sprawl yaitu penurunan densitas&#xD;
penduduk di kawasan terbangun dan ketidaksesuaian antara kondisi lahan eksisting&#xD;
dengan rencana tata ruang yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji&#xD;
karakteristik dan tipologi fenomena urban sprawl yang terjadi di Kecamatan Pakuhaji,&#xD;
Kabupaten Tangerang. Metode pendekatan yang digunakan ialah menggunakan metode&#xD;
kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis berupa skoring yang kemudian akan dilihat&#xD;
pola persebarannya pada peta. Variabel penelitian yang digunakan ialah kepadatan&#xD;
penduduk, kepadatan bangunan, jarak ke pusat kota, dan pembangunan dalam jangkauan&#xD;
jaringan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 desa yaitu Desa Buaran&#xD;
Bambu, Desa Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana dengan karakteristik urban sprawl&#xD;
tinggi yang dicirikan oleh rendahnya kepadatan penduduk dan bangunan, jarak yang&#xD;
relatif jauh dari pusat kota, dan pembangunan yang tersebar di luar jangkauan jaringan&#xD;
jalan utama. Selanjutnya, Tipologi urban sprawl yang terbentuk terbagi menjadi tiga&#xD;
kategori: tipologi urban sprawl rendah 7 desa yaitu Desa Bonisari, Desa Buaran Mangga,&#xD;
Desa Pakualam, Desa Rawaboni, Desa Gaga, Desa Sukawali, dan Kelurahan Pakuhaji;&#xD;
tipologi urban sprawl sedang 3 desa yaitu Desa Kiarapayung, Desa Kalibaru, dan Desa&#xD;
Surya Bahari; serta tipologi urban sprawl tinggi 4 desa yaitu Desa Buaran Bambu, Desa&#xD;
Kohod, Desa Kramat, dan Desa Laksana. Penanganan urban sprawl di Kecamatan&#xD;
Pakuhaji difokuskan pada pengendalian pembangunan di kawasan pinggiran, densifikasi&#xD;
melalui konsep kota kompak dan smart growth, insentif pembangunan vertikal, serta&#xD;
pengembangan transportasi publik. Desa dengan tipologi Urban sprawl tinggi menjadi&#xD;
prioritas pengawasan lahan melalui rencana tata ruang yang lebih akurat dan pembatasan&#xD;
pembangunan pada wilayah berpola leapfrog.
Description: Dosen Pembimbing I: Ir. Budi Haryo Nugroho, S.T., M.Sc.,IPM; Dosen Pembimbing II: Elvira Naim, ST., MPP</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3122">
    <title>EVALUASI PEMANFAATAN TAMAN KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG (Studi Kasus: Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang Selatan)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3122</link>
    <description>Title: EVALUASI PEMANFAATAN TAMAN KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PENGUNJUNG (Studi Kasus: Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang Selatan)
Authors: Ihsan Kamil, Muhamad; Medtry, Medtry; Garniati Rahayu, Riana
Abstract: Taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH) memiliki peran penting dalam&#xD;
menyediakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat&#xD;
perkotaan. Taman Kota 2 BSD merupakan salah satu RTH di Kota Tangerang Selatan&#xD;
yang cukup luas dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat&#xD;
sekitar. Namun, dalam pemanfaatannya masih terdapat beberapa permasalahan terkait&#xD;
kebersihan, kondisi fasilitas, keteraturan zona aktivitas, dan penyediaan informasi&#xD;
yang mempengaruhi tingkat kenyamanan dan kepuasan pengunjung. Penelitian ini&#xD;
bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang&#xD;
Selatan berdasarkan persepsi pengunjung terhadap aspek kebersihan, kenyamanan,&#xD;
fasilitas, dan fungsi sosial taman. Metode yang digunakan adalah pendekatan&#xD;
kuantitatif dengan instrumen kuesioner dan observasi lapangan. Analisis dilakukan&#xD;
menggunakan scoring dan tabulasi silang, serta dilengkapi dengan analisis SWOT&#xD;
untuk merumuskan strategi dan indikasi program lima tahun ke depan. Hasil penelitian&#xD;
menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung merasa cukup nyaman menggunakan&#xD;
taman, namun terdapat catatan penting terkait kebersihan dan kondisi fasilitas tertentu.&#xD;
Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan beberapa strategi dan program untuk&#xD;
memperkuat pemanfaatan taman, meliputi optimalisasi lokasi strategis dan&#xD;
peningkatan kenyamanan, penataan pedagang informal, serta perbaikan aspek&#xD;
kebersihan taman. Melalui penerapan strategi ini, Taman Kota 2 BSD Kota Tangerang&#xD;
Selatan diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai ruang&#xD;
publik yang layak, aman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Description: Dosen Pembimbing I: Ir. Medtry, S.T, M.T.; Dosen Pembimbing II: Riana Garniati Rahayu, S.T., M.Sc.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

