<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/445">
    <title>DSpace Community:</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/445</link>
    <description />
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2073" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1471" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1150" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/860" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-03-10T13:18:31Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2073">
    <title>IMPLEMENTASI ALGORITMA MACHINE LEARNING DALAM MEMPREDIKSI ACTIVE POWER DI PERUSAHAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BATUBARA</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2073</link>
    <description>Title: IMPLEMENTASI ALGORITMA MACHINE LEARNING DALAM MEMPREDIKSI ACTIVE POWER DI PERUSAHAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BATUBARA
Authors: Herlambang, Mega Bagus; Ranti, Gadih; Burhan, Rosyad
Abstract: Terdapat 6 variabel yang digunakan oleh perusahaan pembangkit listrik&#xD;
tenaga batubara untuk memprediksi nilai active power, antara lain main steam flow,&#xD;
coal flow, drum pressure, feedwater flow, main steam pressure ,dan feedwater&#xD;
pressure. Dengan menggunakan 4 algoritma machine learning yaitu linear&#xD;
regression, decision tree, support vector machines, dan random forest didapat&#xD;
bahwa algoritma linear regression mampu memberikan prediksi dengan metrik&#xD;
nilai kesalahan terkecil. Proses pembuatan model machine learning menggunakan&#xD;
data historis operasional selama 2 bulan yang terdiri dari 56 baris data. Melalui&#xD;
model regresi yang dihasilkan didapat variabel yang paling berpengaruh secara&#xD;
positif terhadap nilai active power adalah feedwater pressure. Sementara variabel&#xD;
yang paling berpengaruh negatif terhadap nilai active power adalah drum pressure.</description>
    <dc:date>2024-02-24T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1471">
    <title>IMPROVEMENT EFISIENSI WATER TREATMENT PLANT (Studi Kasus PLTU PT.LBE)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1471</link>
    <description>Title: IMPROVEMENT EFISIENSI WATER TREATMENT PLANT (Studi Kasus PLTU PT.LBE)
Authors: Widianty, Yenny; Nurdiyansyah, Sigit
Abstract: PT LBE adalah perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yang&#xD;
merupakan independent power producer (IPP) guna menyuplai listrik ke PLN pada&#xD;
jaringan Jawa-Bali. Salah satu bahan baku yang digunakan oleh PLTU adalah air&#xD;
bersih. Air merupakan kebutuhan yang sangat krusial di PLTU. Proses produksi&#xD;
pada unit penyedia air di PT LBE dimulai dari pengolahan awal air laut yaitu pada&#xD;
sistem pretreatment. Air laut dari intake basin diolah dengan proses koagulasi,&#xD;
flokulasi, dan sedimentasi untuk menghilangkan pengotor berupa padatan&#xD;
tersuspensi agar tidak mengganggu pada proses desalinasi. Unit utama dari proses&#xD;
disalinasi adalah unit Sea Water Reserve Osmosis (SWRO). Berdasarkan 14&#xD;
periode pengukuran kinerja WTP dengan menghitung nilai Overall Equipment&#xD;
Efectiveness (OEE) pada unit SWRO, diperoleh nilai OEE, dengan nilai&#xD;
Availability Rate, Quality Rate diatas nilai standar yaitu OEE&gt; 85% ,&#xD;
Availability&gt; 90% . dan Quality Rate &gt; 95%. Akan tetapi untuk Performance&#xD;
efficiency, pada beberapa periode pengukuran masih &lt;95% sebagai standar yang&#xD;
harus dipenuhi. Hal ini tidak sesuai dengan visi perusahaan sebagai perusahaan&#xD;
teknologi proses yang mengutamakan kehandalan sesuai standar. Penelitian ini&#xD;
menganalisa penyebab performance efisiency unit SWRO dibawah standar, guna&#xD;
mengembangkan ide perbaikan. Usulan perbaikan dengan modifikasi pada system&#xD;
recovery device untuk memasukkaan air panas, sehingga tidak perlu dilakukan&#xD;
pembongkaran, menghindari masuknya air panas ke SWRO, mampu mengatasi&#xD;
terbentuknya garam, sehingga masalah gangguan pada putan rotor akibat garam&#xD;
yang menjadi pengotor dapat diatasi. Secara teoritis hal ini mampu meningkatkan&#xD;
nilai Performance efisiency &gt;95%.
Description: LAPORAN AKHIR PENELITIAN DANA MANDIRI</description>
    <dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1150">
    <title>USULAN PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH (Studi Kasus PT.XYZ)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1150</link>
    <description>Title: USULAN PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH (Studi Kasus PT.XYZ)
Authors: Widianty, Yenny; Ranti, Gadih; Sudri, Ni Made
Abstract: Kehilangan air (water losses) yang dalam beberapa perusahaan memakai istilah NRW (Non Revenue Water) merupakan sebuah waste dalam perusahaan sistem penyedian air baik itu air bersih maupun air minum. Untuk itu diperlukan upaya yang dapat menurunkan kehilangan air guna meningkatkan efisisensi pada proses produksi dan distribusi. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa kehilangan air bersih di dalam perpipaan sering disebut sebagai Non-Revenue Water (NRW), atau Unacounted For Water (UFW) terutama jika komponen air yang sah dipakai atau digunakan oleh pemakai tetapi tidak tertagih (unbilled authorized consumption) dapat diabaikan karena tidak terlalu signifikan jumlahnya. Air bersih hasil olahan yang tidak menjadi pendapatan (revenue) pengelola karena kesalahan pengelolaan dan sebab-sebab lain disebut sebagai kebocoran. Penelitian ini merupakan penelitian awal untuk mengembangkan Usulan Peningkatan Efisiensi Proses Produksi dan Distribusi Air Bersih yang dikelola oleh PT.XYZ, yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dominan dari tingginya angka kehilangan air, menentukan nilai kehilangan air (kebocoran), serta menganalisa efisiensi proses saat ini, sebagai bahan rekomendasi penelitian lanjutan guna perbaikan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai kehilangan air atau kebocoran ran pada proses produksi adalah 15,5% sedangkan pada proses distribusi 32,6%, nilai efisiensi proses pada proses produksi 84,5% sedangkan pada proses distribusi 67,4%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa potensi penyebab terjadinya kehilangan air pada sistem distribusi bisa dikelompokan menjadi dua penyebab utama, yaitu kebocoran dan akurasi pembacaan meter. Sehingga upaya perbaikan yang dilakukan perlu diarahkan pada upaya untuk mengeliminasi penyebab kebocoran dan permasalahan terhadap akurasi alat ukur (water meter).
Description: Laporan Penelitian Mandiri - Ir. Yenny Widianty, ST, MT,IPU, ASEAN Eng</description>
    <dc:date>2021-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/860">
    <title>PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PADA TENAGA KERJA BAGIAN BAJA PADA PT XYZ DENGAN METODA NASA TLX DAN CVL</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/860</link>
    <description>Title: PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PADA TENAGA KERJA BAGIAN BAJA PADA PT XYZ DENGAN METODA NASA TLX DAN CVL
Authors: Ranti, Gadih
Abstract: PT XYZ adalah perusahaan bergerak pada bidang alat-alat berat. Adapun tenaga&#xD;
kerjanya diandalkan dengan tenaga yg kuat. Pengukuran Beban kerja dan&#xD;
Kesehatan Mental sangat diperlukan untuk menentukan kebijakan perusahaan&#xD;
dalam hal produktifitas dan keberlangsungan usaha. Bahagian Sumber Daya&#xD;
Manusia sangatlah bertanggung jawab dengan Kesehatan tenaga kerja.Penelitan&#xD;
ini menyelidiki Beban Kerja tenaga kerja bagian Baja, dengan mengukur Beban&#xD;
Kerja dan kesehatan melalui metoda National Aeronautics and Space&#xD;
Administration Task Load Index (Nasa TLX) dan investigasi Cardiovascular Load&#xD;
(CVL). Nasa TLX adalah untuk menguur beban kerja Tenaga kerja dengan&#xD;
memberikan kuesioner pada 50 tenaga kerja.Bagian administrator yang mendapat&#xD;
tanggung jawab mental terberat adalah Operator Helper 3, WWL sebesar 81.333.&#xD;
Karakterisitik responden penelitian Umur mayoritas 36 s/d 40 tahun 36%, Rata rata&#xD;
denyut nadi tertinggi saat istirahat sebesar 69,5 x/mnt pada kelompok 56 s/d 60&#xD;
sedangkan pada saat berkerja tertinggi 98 x/mnt pada kelompok umur yang&#xD;
sama,Bagian pekerja mayoritas sebagai welder ada 18 orang (36%).Intervensi&#xD;
direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian ini dipengaturan tenaga kerja bahagian&#xD;
Baja dengan memberikan waktu istirahat ekstra dengan tidak mengurangi jam kerja.
Description: LAPORAN PENELITIAN</description>
    <dc:date>2021-10-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

