<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/199">
    <title>DSpace Collection: Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat (Hibah)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/199</link>
    <description>Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat (Hibah)</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1533" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1151" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-15T02:58:20Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115">
    <title>HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3115</link>
    <description>Title: HILIRISASI PRODUK NANOSILIKA BERBASIS LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PENYIMPAN ENERGI
Authors: Sri Handayani, Aniek; Suastiyanti, Dwita; Yudiyanti, Rike; Kuntolaksono, Satrio
Abstract: Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi, serta efisiensi&#xD;
keberlanjutan, penyimpanan energi menjadi solusi sangat penting. Sumber energi surya dan&#xD;
angin tidak selalu tersedia, menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas dan keandalan jaringan.&#xD;
Oleh karena itu, teknologi penyimpanan energi sangat penting dikembangkan. Indonesia,&#xD;
memiliki sumber daya alam melimpah, khususnya nanosilica dan Nanoselulose, berpeluang&#xD;
meningkatkan aktivitas produksi. Sebagai langkah strategis, pemerintah telah menarik investasi&#xD;
untuk membangun pabrik baterai litium, guna mendukung perkembangan industri. Abu boiler&#xD;
berbahan bakar limbah padat kelapa sawit dan atau limbah pertanian mengandung 30-85%&#xD;
silika, dari abu boiler kelapa sawit dapat menghasilkan 3-9 juta ton silika per tahun. Sementara&#xD;
permintaan baterai litium meningkat drastis karena energi dengan densitas tinggi, siklus hidup&#xD;
panjang, dan ringan, sehingga kebutuhan sistem penyimpan energi dengan densitas energi tinggi&#xD;
dan tingkat keamanan optimal semakin mendesak. Baterai litium umumnya menggunakan&#xD;
elektrolit cair, tetapi kekurangannya adalah ketidakstabilan elektrokimia dan suhu tinggi.&#xD;
Pergerakan ion litium yang tidak terkendali dalam kondisi tertentu menyebabkan timbulnya&#xD;
panas berlebih, berpotensi menimbulkan kerusakan perangkat. Sejak 2022, pengembangan&#xD;
elektrolit padat berbasis nanosilica pada Nanoselulose (SiO2-NC) telah dilakukan melalui kerja&#xD;
sama BRIN dan Institut Teknologi Indonesia (ITI). Elektrolit padat memiliki keunggulan dalam&#xD;
stabilitas elektrokimia dan termal dibandingkan dengan elektrolit cair. Namun, kelemahan utama&#xD;
dari elektrolit padat adalah rendahnya konduktivitas ionik serta kontak permukaan antara&#xD;
elektrolit dan anode. Konduktivitas ionik pada elektrolit padat sangat dipengaruhi oleh struktur&#xD;
materialnya, yang menjadi faktor penting dalam menentukan kestabilan sifat elektrokimianya.&#xD;
Sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah dilakukan, pada hilirisasi nanosilica dilakukan&#xD;
melalui pembuatan prototipe elektrolit padat sebagai sel baterai litium. Perakitan elektroda dan&#xD;
elektrolit baterai dilakukan melalui kerja sama antara ITI, HMI, BRIN, dan PT Trinitan. Perakitan&#xD;
SiO2-NC dengan anode Ni-SiO2 yang telah dikembangkan akan dapat meningkatkan performa&#xD;
baterai litium. Penggabungan komponen material energi storage yang telah dikembangkan akan&#xD;
meningkatkan performa baterai litium yang memenuhi standar internasional keselamatan&#xD;
baterai isi ulang IEC 62133. Target luaran dari penelitian ini adalah menghasilkan prototipe&#xD;
baterai litium berbasis SiO2-NC dan Ni-SiO2, dengan konten lokal sebesar 60%. Target luaran&#xD;
yang telah dicapai pada tahun 1 meliputi produk Nanoselulose dan Nanosilica yang telah dipakai&#xD;
sebagai bahan separator baterai menggunakan prototipe hasil scaleup tahun sebelumnya.&#xD;
Perbaikan produksi bahan baku dilakukan untuk memenuhi spesifikasi bahan baku separator&#xD;
dengan meningkatkan jumlah mesopori dari kedua bahan tersebut. Pengujian untuk mengetahui&#xD;
luas permukaan, volume pori, dan struktur mesopori sedang dalam antrean pengujian di BRIN.&#xD;
Prototipe produk Nanosilica dari abu boiler limbah padat kelapa sawit yang telah dilakukan&#xD;
scaleup dengan kapasitas 500 gram per batch, sedangkan dari sekam padi juga sudah selesai&#xD;
dikerjakan dan hasil uji FTIR, SEM, serta XRD menunjukkan ukuran partikel memenuhi diameter&#xD;
10-50 nm sesuai dengan spesifikasi untuk SPE. Luaran berupa draf paten sedang dalam proses&#xD;
pendaftaran paten. Saat ini, sedang dikumpulkan dokumen administrasi dari para inventor yang&#xD;
terlibat dalam pembuatan solid elektrolit baterai litium ini. Judul paten yang akan didaftarkan&#xD;
adalah "METODE PEMBUATAN SOLID POLIMER ELECTROLIT MATERIAL SEBAGAI KOMPONEN&#xD;
BATERAI LITHIUM". Prototipe yang dihasilkan berupa solid elektrolit polimer berbasis silika&#xD;
telah diselesaikan dan diuji coba untuk baterai koin 1/2 sel di laboratorium. Performa sementara&#xD;
dari energi penyimpanan yang dapat disimpan menunjukkan karakteristik kapasitas spesifik&#xD;
tertinggi, yaitu 112 mAh/g, dan konduktivitas ionik sebesar 2,1x10-03 S/cm, yang lebih besar&#xD;
dari target 1x10-04 S/cm. Hasil penelitian sementara mencapai TKT 5. Mitra berkontribusi untuk&#xD;
membiayai pengembangan Katoda berbasis Nanosilica, untuk bahan habis pakai diberikan secara&#xD;
inkind dan biaya uji dibayarkan sesuai tagihan.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114">
    <title>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3114</link>
    <description>Title: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT – USAHA PRODUK UNGGULAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG (PM-UPUD)
Authors: Sri Handayani, Aniek; Syafril, Enjarlis; Rosyidta Pratiwi Octasylva, Annuridya; Endah Susilawati, Sri
Abstract: Program Pengembangan Lembaga Inkubator Ekonomi (INKUBE) telah memfasilitasi dan&#xD;
meningkatkan/memperluas layanan pendampingan wirausaha mandiri dalam kegiatan&#xD;
inkubasi wirausaha. Pengembangan kelembagaan yang dilaksanakan adalah melakukan&#xD;
penguatan kelembagaan melalui layanan inkubator bisnis (layanan Inkubator berupa&#xD;
pendampingan dan konsultasi bisnis, konsultasi pengembangan produk, konsultasi&#xD;
keuangan dan investasi, konsultasi pemasaran, pengurusan legalitas, pembuatan&#xD;
website, pelatihan/workshop, Boothcamp, mentoring dan pitching), pameran serta&#xD;
demoday. Tenant yang diinkubasi adalah tenant di wilayah Banten khususnya Kabupaten&#xD;
Tangerang. Jumlah tenant terdaftar di PI2B (sebagai co-inkubator inkube) berasal dari&#xD;
UKM Kabupaten Tangerang sebanyak 20 UKM/UMKM sebagian besar bidang usahanya&#xD;
adalah pangan, material maju dan industri kreatif. Sebagian besar telah memiliki pasar&#xD;
lokal, untuk bisa naik kelas diperlukan pendampingan, coaching dan mentoring oleh&#xD;
inkubator serta mempertemukan dengan angel investor untuk perluasan pasar. Dari 20&#xD;
tenan tersebut 2 tenan yaitu UKM MAGGOYA dan MAGGONE menjadi fokus unggulan&#xD;
daerah Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Sepatan Timur. Kelompok mitra produksi&#xD;
magot di dua desa ini dilibatkan sebagai mitra PM-UPUD ITI dan BAPEDA Tangerang&#xD;
karena fokus pemberdayaan usaha tersebut berkelanjutan dan membantu pemerintah&#xD;
dalam mengurangi sampah kota Tangerang. Program yang ditawarkan tim pengabdi ITI&#xD;
dan Bapeda adalah membantu menyelesaikan permasalahan mitra dalam pengembangan&#xD;
produk dan perluasan pasar dengan melakukan pendampingan, coaching dan mentoring&#xD;
serta workshop perluasan usaha dan pasar dengan mengundang narasumber, market&#xD;
strategik atau industri untuk dapat mempersiapkan ke dua UKM meningkatkan usahanya&#xD;
menjadi produk unggulan ekspor. Tahun 1 kegiatan dimulai dengan sosialisasi program&#xD;
dan sinkronisasi jadual kegiatan dengan kedua mitra di dua kecamatan. Sebelumnya&#xD;
dilakukan survey untuk mengetahui urgensi pendampingan dan pelatihan yang&#xD;
dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk dan usaha maggot. Selanjutnya&#xD;
penerapan teknologi Reaktor Magot, mesin rotary drier dan mesin pencacah sampah&#xD;
dengan didampingi oleh mahasiswa magang. Produk hasil diversifikasi berupa tepung&#xD;
pelet telah dipasarkan untuk pakan unggas, tetapi untuk minyak magot masih belum&#xD;
efisien, rendemennya sangat rendah. Selain pendampingan produksi dilakukan juga&#xD;
untuk pembenahan managemen administrasi dan keuangan. Tahun 2. ditingkatkan&#xD;
difersivikasi produk untuk mitra 1. berupa minyak dengan bahan baku tambahan dari&#xD;
sampah lemak pemotongan hewan dan menghasilkan revenue yang meningkat sebesar&#xD;
20%. sedangkan mitra 2. yang sebelumnya telah mengalami kenaikan revenue 10%,&#xD;
tetapi akhir 2024 workshop magot mengalami kerusakan karena terkena puting beliung.&#xD;
Sehingga produksi berhenti di awal tahun 2025. untuk membangkitkan kembali kondisi&#xD;
mitra 2, maka tim pengabdi mengarahkan untuk bekerjasama dengan Magota+ untuk&#xD;
membantu pemasaran magot kering dalam kemasan. Dalam meningkatkan produksi&#xD;
Magota+ diberikan bantuan alat sangrai magot, alat penepung dan alat press minyak.&#xD;
Luaran yang dicapai pada tahun 1. rekognisi 3/6 mahasiswa disemester ganjil 24/25 dan&#xD;
3/6 mahasiswa di semester genap 24/25, poster draft, video upload di youtube ITI,&#xD;
artikel ilmiah di Sinta 2, 3 artikel telah di Published di media online, dan peningkatan&#xD;
diversifikasi produk, untuk minyak magot dan peningkatan kualitas produk MagOne&#xD;
memenuhi spesifikasi pasar. Sedangkan Magoya produk magot dijual curah untuk pakan&#xD;
ikan di tambak lele dan mujair di Kecamatan Jayanti.</description>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1533">
    <title>EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI VAKSIN</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1533</link>
    <description>Title: EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI VAKSIN
Authors: Enjarlis, Enjarlis</description>
    <dc:date>2023-02-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1151">
    <title>EVALUASI PENYERAPAN PANAS PADA COOLING TOWER UNIT U-414 PT PACINESIA CHEMICAL INDUSTRY</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1151</link>
    <description>Title: EVALUASI PENYERAPAN PANAS PADA COOLING TOWER UNIT U-414 PT PACINESIA CHEMICAL INDUSTRY
Authors: Joelianingsih, Joelianingsih
Abstract: Puji dan Syukur kepada Tuhan YME, karena atas rahmat dan karuniaNya sehingga&#xD;
laporan pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakat dapat diselesaikan. Kegiatan&#xD;
dengan judul “ Evaluasi Penyerapan Panas Pada Cooling Tower Unit U-414 PT.&#xD;
Pacinesia Chemical Industry” adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang&#xD;
merupakan Pengembangan Hasil Pendidikan yang dimanfaatkan oleh Industri..&#xD;
Tindak lanjut darikegiatan ini adalah terjalinnya kerja sama yang sinergi antara&#xD;
Perguruan Tinggi dan Industri dalam bidang riset, pendidikan dan penyerapan&#xD;
tenaga kerja bagi alumi. Semoga laporan kegiatan ini dapat dimanfaatkan dan&#xD;
digunakan sebagai acuan untuk kegiatan selanjutnya.
Description: Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Laporan kegiatan hasil pengajaran yang dimanfaatkan oleh Industri Dr. Ir. JOELIANINGSIH, M.T</description>
    <dc:date>2022-02-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

