<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/176">
    <title>DSpace Community: Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Program S1 Arsitektur</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/176</link>
    <description>Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat - Program S1 Arsitektur</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3139" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3049" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2923" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2922" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-04-15T02:59:19Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3139">
    <title>DOKUMENTASI SISTEM STRUKTUR DAN KONSTRUKSI BAMBU DI RESTORAN GUBUG BERKAH, SERPONG</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3139</link>
    <description>Title: DOKUMENTASI SISTEM STRUKTUR DAN KONSTRUKSI BAMBU DI RESTORAN GUBUG BERKAH, SERPONG
Authors: Findanavy Ridzqo, Intan
Abstract: Bambu merupakan material konstruksi berkelanjutan yang memiliki potensi struktural tinggi&#xD;
namun seringkali minim dokumentasi teknis yang terstandar. Kegiatan pengabdian kepada&#xD;
masyarakat ini bertujuan untuk melakukan dokumentasi sistem struktur dan konstruksi&#xD;
bambu di Restoran Gubug Berkah, Serpong, sebagai upaya preservasi pengetahuan arsitektur&#xD;
alami. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dengan melibatkan mahasiswa&#xD;
sebagai surveyor inti yang dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan zonasi&#xD;
massa bangunan. Proses pengumpulan data meliputi pengukuran presisi menggunakan&#xD;
meteran laser, pembuatan sketsa on-the-spot untuk menangkap detail sambungan (joint),&#xD;
serta dokumentasi fotografi. Data lapangan tersebut kemudian diolah menjadi dokumen&#xD;
presentasi dan produk akhir berupa poster edukasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan&#xD;
bahwa integrasi antara teknik konstruksi tradisional dan kebutuhan ruang komersial modern&#xD;
dapat didokumentasikan secara sistematis untuk menghasilkan literatur visual yang akurat.&#xD;
Poster edukasi yang dihasilkan berfungsi sebagai media informasi teknis bagi akademisi,&#xD;
praktisi, dan pemilik bangunan dalam memahami logika struktur bentang lebar pada bambu,&#xD;
sekaligus menjadi panduan pemeliharaan bangunan di masa depan.</description>
    <dc:date>2026-03-12T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3049">
    <title>Identifikasi Penataan Elemen Ruang Luar pada Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta Selatan sebagai Ruang Publik Pendukung Industri Kreatif Perkotaan</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3049</link>
    <description>Title: Identifikasi Penataan Elemen Ruang Luar pada Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta Selatan sebagai Ruang Publik Pendukung Industri Kreatif Perkotaan
Authors: Demami, Aliviana; Refranisa, Refranisa; Ridzqo, Intan Findanavy
Abstract: Ruang publik kota memiliki peran penting sebagai wadah interaksi&#xD;
sosial, rekreasi, dan ekspresi budaya masyarakat. Dalam konteks&#xD;
perkembangan ekonomi kreatif di kota-kota besar, ruang publik&#xD;
tidak hanya berfungsi sebagai area terbuka, tetapi juga sebagai&#xD;
lingkungan yang dapat mendukung perkembangan aktivitas kreatif&#xD;
berbasis komunitas. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di&#xD;
Jakarta Selatan merupakan salah satu contoh ruang publik tematik&#xD;
yang dirancang untuk mendukung literasi dan kreativitas&#xD;
masyarakat. Namun, efektivitas taman ini dalam mendukung&#xD;
industri kreatif perkotaan belum banyak dikaji secara objektif,&#xD;
khususnya dari sisi penataan elemen ruang luar yang berkontribusi&#xD;
terhadap kenyamanan, aksesibilitas, serta daya tarik ruang.&#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis&#xD;
elemen-elemen ruang luar pada Taman Literasi Martha Christina&#xD;
Tiahahu yang mendukung industri kreatif. Kajian ini fokus pada&#xD;
pemahaman elemen fisik, visual, fungsional, sosial, serta sensorik&#xD;
dan iklim dari taman sebagai ruang publik. Dengan pendekatan&#xD;
kualitatif-deskriptif, penelitian dilakukan melalui observasi&#xD;
lapangan yang terstruktur dan studi literatur yang mendalam.&#xD;
Tahapan metode penelitian meliputi: (1) penyusunan kerangka&#xD;
teoritik berbasis prinsip desain ruang publik, (2) pemetaan spasial&#xD;
taman menggunakan peta lokasi aktual, (3) observasi lapangan&#xD;
berdasarkan instrumen checklist yang dikembangkan sesuai lima&#xD;
aspek ruang luar, dan (4) analisis temuan melalui sintesis tematik&#xD;
dan tabel komparatif terhadap standar literatur dan referensi&#xD;
serupa. Setiap elemen dianalisis untuk menunjukkan peran dan&#xD;
kontribusinya dalam mendukung interaksi sosial, estetika ruang,&#xD;
kenyamanan pengguna, dan potensi industri kreatif. Luaran yang&#xD;
ditargetkan dari penelitian ini adalah: (1) dokumen laporan akhir&#xD;
penelitian, (2) artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, serta&#xD;
(3) rekomendasi prinsip penataan elemen ruang luar untuk taman&#xD;
tematik sebagai ruang publik pendukung ekonomi kreatif berbasis&#xD;
komunitas. Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) dari penelitian ini&#xD;
berada pada TKT 3, yaitu tahap pembuktian konsep. Penelitian ini&#xD;
bersifat konseptual dan observasional yang menghasilkan&#xD;
identifikasi prinsip dan potensi, namun belum pada tahap&#xD;
implementasi fisik atau pengembangan prototipe desain.</description>
    <dc:date>2025-08-01T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2923">
    <title>SOSIALISASI RUANG BERMAIN RAMAH ANAK (RBRA) TAHUN 2024</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2923</link>
    <description>Title: SOSIALISASI RUANG BERMAIN RAMAH ANAK (RBRA) TAHUN 2024
Authors: Wicaksono, Rino
Abstract: Konvensi hak-hak anak perserikatan bangsa-bangsa/ united nations convention on the rights of&#xD;
the child, adalah sebuah konvensi internasional yang mengatur hak-hak sipil, politik, ekonomi,&#xD;
sosial, dan kultural anak-anak.&#xD;
Konvensi ini berlaku mulai tanggal 2 september 1990. Sampai dengan desember 2008, 193&#xD;
negara telah ikut serta meratifikasinya, termasuk indonesia.&#xD;
Konvensi ini secara umum mendefinisikan seorang anak sebagai umat manusia siapapun yang&#xD;
berusia di bawah 18 tahun, terkecuali apabila telah ditentukan oleh hukum negara&#xD;
bersangkutan.&#xD;
UU RI No. 35 tahun 2014 tentangPerubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang&#xD;
perlindungan anak, pada pasal 56 mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah dalam&#xD;
menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan wajib mengupayakan dan membantu anak,&#xD;
agar anak dapat bebas beristirahat, bermain, berekreasi, berkreasi, dan berkarya seni budaya;&#xD;
dan memperoleh sarana bermain yang memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan.&#xD;
Upaya sebagaimana dimaksud pada ayat diatas dikembangkan dan disesuaikan dengan usia&#xD;
anak, tingkat kemampuan anak, dan lingkungannya agar tidak menghambat dan mengganggu&#xD;
perkembangan anak.&#xD;
Karena masih banyak orang yang tidak atau belum tahu tentang haka nak tersebut, maka&#xD;
sosialisasi terhadap berbagai pihak perlu untuk dilakukan secara intensif.&#xD;
Dalam laporan ini, saya menyampaikan ringkasan materi yang saya buat dan saya&#xD;
sosialisasikan.</description>
    <dc:date>2025-03-07T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2922">
    <title>TRAVEL PATTERN DAN VISITOR MANAGEMENT WISATA BOROBUDUR, PRAMBANAN DAN OMAH KECEBONG SEBAGAI INDUSTRI WISATA BUDAYA WILAYAH</title>
    <link>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2922</link>
    <description>Title: TRAVEL PATTERN DAN VISITOR MANAGEMENT WISATA BOROBUDUR, PRAMBANAN DAN OMAH KECEBONG SEBAGAI INDUSTRI WISATA BUDAYA WILAYAH
Authors: Wicaksono, Rino
Abstract: SSEAYP adalah singkatan dari the Ship for South East Asia and Japan Youth Program, sebuah&#xD;
kegiatan kepemudaan internasional yang diikuti oleh para pemuda dari negara-negara ASEAN&#xD;
dan Jepang. Kegiatan pertama dimulai tahun 1974 dan masih berlangsung hingga sekarang.&#xD;
Setiap tahun pesertanya berjumlah sekitar 40an orang, sampai dengan saat ini jumlah&#xD;
alumninya sudah mencapai sekitar 2.000an orang.&#xD;
Hubungan para-alumnisangat erat karena adanya asosiasi alumni di setiap negara, dan adanya&#xD;
forum komunikasi asosiasi alumni yang disebut sebagai SSEAYP International dan berdomisili&#xD;
di Tokyo, Japan.&#xD;
Hampir setiap tahun para-alumni mengadakan kegiatan reuni yang sifatnya silaturahim dan&#xD;
bertukar cerita, serta menjajagi kemungkinan untuk bekerjasama dalam bidang social ataupun&#xD;
ekonomi.&#xD;
Tahun 2024, SSEAYP Angkatan 1983 bersepakat untuk mengadakan reuni di Indonesia.&#xD;
Sebagai Ketua Panitia, saya mengusulkan agar kegiatan reuni tersebut dikemas sebagai&#xD;
kegiatan wisata budaya. Dan ide tersebut disambut baik oleh semua pihak.&#xD;
Langkah selanjutnya, saya menyusun rencana kegiatan yang secara terus menerus&#xD;
dikonsultasikan kepada panitia pelaksana dan para-alumni, baik dari dalam negeri maupun luar&#xD;
negeri.&#xD;
Akhir kata, alhamdulillah acara berjalan lancar, dan semua pihak senang. Acara sukses dengan&#xD;
biaya yang relative tidak mahal.</description>
    <dc:date>2025-03-07T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

