<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/848" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/848</id>
  <updated>2026-03-10T06:01:14Z</updated>
  <dc:date>2026-03-10T06:01:14Z</dc:date>
  <entry>
    <title>ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK COKELAT BATANG MENGGUNAKAN METODE REKAYASA KANSEI</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3127" />
    <author>
      <name>Sidik, Gusmon</name>
    </author>
    <author>
      <name>Allam Suyuthi, Muyassar</name>
    </author>
    <author>
      <name>Putri Nurhayati, Alma</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3127</id>
    <updated>2026-03-10T01:49:15Z</updated>
    <published>2026-03-04T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK COKELAT BATANG MENGGUNAKAN METODE REKAYASA KANSEI
Authors: Sidik, Gusmon; Allam Suyuthi, Muyassar; Putri Nurhayati, Alma
Abstract: Pasar cokelat batang yang semakin berkembang mendorong persaingan bisnis untuk&#xD;
menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Pemahaman yang mendalam&#xD;
tentang preferensi konsumen menjadi krusial bagi produsen untuk mengembangkan produk&#xD;
yang sesuai dengan pasar. Rekayasa Kansei adalah sebuah metode yang menangkap dan&#xD;
mengukur respons emosional konsumen terhadap atribut produk, memberikan wawasan yang&#xD;
berharga tentang preferensi konsumen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui preferensi&#xD;
konsumen serta mengklasifikasikan faktor-faktor yang memengaruhi preferensi konsumen&#xD;
terhadap produk cokelat batang menggunakan metode Rekayasa Kansei. Rekayasa Kansei&#xD;
digunakan untuk memahami preferensi konsumen dengan mengekstraksi kansei words yang&#xD;
mencerminkan harapan dan preferensi konsumen terhadap produk cokelat batang. Analisis&#xD;
faktor membantu untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi preferensi&#xD;
konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama yang&#xD;
memengaruhi preferensi konsumen terhadap cokelat batang, diantaranya sensasi mengonsumsi&#xD;
cokelat, mencangkup aroma khas cokelat, enak, tidak meninggalkan pasir di mulut,&#xD;
menenangkan, menyenangkan, menurunkan stres, memuaskan, dan menggugah selera;&#xD;
kepadatan kakao dan lemak kakao mencangkup berwarna cokelat gelap, lumer di mulut, rasa&#xD;
cokelat kuat, dan tekstur cokelat padat; penampilan dan keseimbangan rasa mencangkup milky&#xD;
(mengandung susu), permukaan cokelat mengkilap (glosiness), tidak meninggalkan rasa pahit,&#xD;
dan tidak terlalu pahit; dan kualitas bahan baku mengackup tidak berbau tengik dan tidak&#xD;
terlalu manis.</summary>
    <dc:date>2026-03-04T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KUE KAAK Di DESA LENGKONG KULON, KABUPATEN TANGERANG</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3126" />
    <author>
      <name>Sukotjo, Setiarti</name>
    </author>
    <author>
      <name>I Sachoemar, Suhendar</name>
    </author>
    <author>
      <name>Leonita, Shinta</name>
    </author>
    <author>
      <name>Makosin, Syahril</name>
    </author>
    <author>
      <name>Allam Suyuthi, Muyassar</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sidik, Gusmon</name>
    </author>
    <author>
      <name>Bagus Pambudi, Ibnu</name>
    </author>
    <author>
      <name>Radi Fadillah, Muhamad</name>
    </author>
    <author>
      <name>Hamzah, Muhammad</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3126</id>
    <updated>2026-03-10T01:42:19Z</updated>
    <published>2026-02-26T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KUE KAAK Di DESA LENGKONG KULON, KABUPATEN TANGERANG
Authors: Sukotjo, Setiarti; I Sachoemar, Suhendar; Leonita, Shinta; Makosin, Syahril; Allam Suyuthi, Muyassar; Sidik, Gusmon; Bagus Pambudi, Ibnu; Radi Fadillah, Muhamad; Hamzah, Muhammad</summary>
    <dc:date>2026-02-26T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI INDUSTRI TURUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS MAKANAN (OLEOFOOD)</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2921" />
    <author>
      <name>Irianto, Heru</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2921</id>
    <updated>2025-03-09T06:15:16Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI INDUSTRI TURUNAN KELAPA SAWIT BERBASIS MAKANAN (OLEOFOOD)
Authors: Irianto, Heru
Abstract: Kemandirian ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional.&#xD;
Dimana dapat dicapai melalui berbagai upaya, seperti halnya melalui pengembangan sektor&#xD;
strategis ekonomi domestik. Salah satu sektor strategis ekonomi domestik yang perlu&#xD;
dikembangkan adalah sektor industri turunan kelapa sawit berbasis makanan (oleofood). Sektor&#xD;
industri turunan kelapa sawit berbassis makanan (oleofood) memiliki potensi yang besar untuk&#xD;
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini didukung oleh ketersediaan sumber daya&#xD;
alam yang melimpah, serta potensi pasar yang luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.&#xD;
Provinsi Kalimantan Timur merupakan produsen kelapa sawit terbesar ke-5 di Indonesia, dengan&#xD;
adanya industri (oleofood) turunan kelapa sawit di kabupaten Kutai Timur tentunya akan&#xD;
menyerap produk sumber daya alam utama di provinsi ini. Dalam rangka mendukung&#xD;
pengembangan sektor industri turunan kelapa sawit (oleofood) di Kabupaten Kutai Timur,&#xD;
Pemerintah telah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans&#xD;
Kalimantan (MBTK). KEK MBTK adalah kawasan yang memiliki banyak keunggulan dalam hal&#xD;
ekonomi dan geostrategis. Dimana Kawasan ini dipersiapkan untuk memaksimalkan kegiatan&#xD;
industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi.&#xD;
Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kelayakan&#xD;
Investasi Industri Turunan Kelapa Sawit Berbasis Makanan (Oleofood) di KEK MBTK,&#xD;
Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang&#xD;
komprehensif tentang potensi pengembangan sektor industri turunan kelapa sawit (oleofood) di&#xD;
KEK MBTK yang nantinya hasil penelitian ini diharapkan dapat menarik minat investor untuk&#xD;
berinvestasi di sektor industri turunan kelapa sawit (Oleofood) di KEK MBTK.</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ANALISIS MIKROFLORA DAN UNSUR HARA PADA MEDIA TANAM DAN NUTRISI BERKELAJUTAN</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2308" />
    <author>
      <name>Irianto, Heru</name>
    </author>
    <author>
      <name>Amar, Abu</name>
    </author>
    <author>
      <name>Sukotjo, Setiarti</name>
    </author>
    <author>
      <name>Leonita, Shinta</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/2308</id>
    <updated>2024-09-13T08:18:59Z</updated>
    <published>2024-08-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: ANALISIS MIKROFLORA DAN UNSUR HARA PADA MEDIA TANAM DAN NUTRISI BERKELAJUTAN
Authors: Irianto, Heru; Amar, Abu; Sukotjo, Setiarti; Leonita, Shinta
Abstract: Teknologi Industri Pertanian modern memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan&#xD;
masyarakat di wilayah perkotaan untuk memenuhi kebutuhan populasi (penduduk) yang terus&#xD;
bertambah. Namun, pertanian modern seringkali bergantung pada praktik intensif yang dapat&#xD;
merusak ekosistem tanah yang berfungsi sebagai media tanam bagi tanaman, seperti penggunaan&#xD;
pestisida dan pupuk kimia. Akibatnya, pertanian modern seringkali menghadapi tantangan dalam&#xD;
hal keseimbangan ekosistem tanah/ media tanam dan keberlanjutan jangka panjang. Salah satu&#xD;
aspek yang semakin mendapatkan perhatian dalam ekologi pertanian adalah peran mikroflora yang&#xD;
terkandung di dalam tanah/ media tanam. Tanah/ media tanam adalah ekosistem yang sangat&#xD;
kompleks dan menjadi rumah bagi beragam mikroflora seperti bakteri, fungi, dan mikroorganisme&#xD;
lainnya. Mikroflora ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tanah/ media tanam dan&#xD;
tanaman. Mereka berpartisipasi dalam berbagai proses ekologi, termasuk dekomposisi bahan&#xD;
organik, siklus nutrisi, dan perlindungan terhadap patogen tanaman. Oleh karena itu, penting&#xD;
untuk memahami peran ekologi mikroflora tanah dalam pertanian dan bagaimana praktik pertanian&#xD;
berkelanjutan dapat mendukung kesehatan tanaman dan keberlanjutan ekosistem tanah/ media&#xD;
tanam. Pengembangan Sistem &amp; Teknologi Industri Pertanian Perkotaan Berkelanjutan&#xD;
membutuhkan media tanam dan nutrisi berkelanjutan yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.&#xD;
Mikroflora efektif merupakan gabungan berbagai jenis mikroflora dominan yang dapat ditemukan&#xD;
di dalam tanah/ media tanam dan nutrisi. Mikroflora tanah/ media tanam adalah organisme&#xD;
mikroskopis yang hidup di dalam tanah/ media tanam. Organisme-organisme ini termasuk bakteri,&#xD;
fungi (jamur), virus, arkea, dan mikroorganisme lainnya yang tidak dapat dilihat dengan mata&#xD;
telanjang. Mikroflora tanah merupakan komponen esensial dari ekosistem tanah/ media tanam dan&#xD;
berperan penting dalam siklus nutrisi, dekomposisi bahan organik, dan menjaga kesehatan&#xD;
tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan media tanam dan nutrisi yang berkelanjutan&#xD;
(efektif, efisien dan ramah lingkungan) yang dapat digunakan untuk pengembangan sistem dan&#xD;
teknologi industri pertanian di perkotaan. Penelitian ini terdiri atas dua tahap, yakni: (1) Pembuatan&#xD;
media tanam (padat) dan nutrisi (cair) berkelanjutan; dan (2) Analisis Mikroflora Efektif dan&#xD;
Kandungan Unsusr Hara Makro (N, P, K) dan Mikro (Cl, Fe).</summary>
    <dc:date>2024-08-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

