<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/819" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/819</id>
  <updated>2026-04-05T18:42:41Z</updated>
  <dc:date>2026-04-05T18:42:41Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Analisa Daya Dukung dan Daya Tampung Kawasan Permukiman di Wilayah Utara Tangerang</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3135" />
    <author>
      <name>Haryo Nugroho, Budi</name>
    </author>
    <author>
      <name>Garniati Rahayu, Riana</name>
    </author>
    <author>
      <name>Handayani, Novia</name>
    </author>
    <author>
      <name>Muzhaffar Adib, Dzaki</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3135</id>
    <updated>2026-03-10T07:55:27Z</updated>
    <published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Analisa Daya Dukung dan Daya Tampung Kawasan Permukiman di Wilayah Utara Tangerang
Authors: Haryo Nugroho, Budi; Garniati Rahayu, Riana; Handayani, Novia; Muzhaffar Adib, Dzaki
Abstract: Peningkatan jumlah penduduk di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang yang diiringi dengan&#xD;
meningkatnya jumlah kebutuhan ruang bermukim yang berpengaruh terhadap alih fungsi lahan&#xD;
menyebabkan semakin berkurangnya ketersediaan lahan yang layak untuk permukiman.&#xD;
Kebutuhan analisis perhitungan daya dukung dan daya tamping untuk mempersiapkan&#xD;
kebutuhan lahan kawasan permukiman di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan&#xD;
untuk menghitung potensi daya dukung dan kapasitas daya tampung lahan permukiman untuk&#xD;
20 tahun yang akan datang. Metode kuantitatif deskriptif dan spasial merupakan metode&#xD;
analisis dalam penelitian ini yang menggunakan teknik perhitungan Satuan Kemampuan Lahan&#xD;
(SKL) dan analisis berbasis GIS. Dari penelitian ini, hasil menunjukkan bahwa dari segi daya&#xD;
dukung lahan, kawasan studi saat ini masih mencukupi untuk menampung pertumbuhan&#xD;
permukiman. Analisis daya tampung juga menunjukkan kapasitas yang relatif masih memadai,&#xD;
meskipun perlu diimbangi dengan kebijakan pengendalian alih fungsi lahan dan pemenuhan&#xD;
infrastruktur dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan permukiman&#xD;
di Kecamatan Mauk, Kecamatan Kemiri dan Kecamatan Sukadiri masih memungkinkan,&#xD;
dengan catatan adanya perencanaan berbasis lingkungan. Kajian lebih lanjut disarankan untuk&#xD;
memperhitungkan faktor yang berfokus terhadap ketersediaan dan kualitas air dan melakukan&#xD;
kajian dengan data-data terbaru.</summary>
    <dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>KAJIAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN &amp; PEMBIAYAAN GEOPARK DI INDONESIA</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/821" />
    <author>
      <name>Indrayati, Ira</name>
    </author>
    <author>
      <name>Lestari, Fiona</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/821</id>
    <updated>2021-09-10T10:05:51Z</updated>
    <published>2021-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: KAJIAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN &amp; PEMBIAYAAN GEOPARK DI INDONESIA
Authors: Indrayati, Ira; Lestari, Fiona
Abstract: Pengembangan Geopark merupakan salah satu program prioritas nasional yang saat&#xD;
ini digencarkan oleh pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Terdapat tiga&#xD;
pilar pengembangan geopark yang meliputi konservasi, ekonomi pariwisata, dan&#xD;
edukasi. Ketiga pilar ini menjadi dasar pengembangan wilayah yang berkelanjutan.&#xD;
Dalam riset ini fokus pengembangan kelembagaan dan pembiayaan menjadi target&#xD;
kajian dengan studi kasus di Indonesia. Metode yang dilakukan dalam riset ini&#xD;
antara lain studi literatur, survei daring pada Badan Pengelola Geopark di&#xD;
Indonesia. Setelah itu dilakukan analisis konten dengan pendekatan deskriptif untuk&#xD;
dapat dirumuskan alternatif strategi pengembangan kelembagaan dan pembiayaan&#xD;
di Indonesia. Hasil riset ini menunjukkan bahwa kelembagaan merupakan kunci&#xD;
dalam mewujudkan tata kelola yang mandiri, profesional dan berkelanjutan.&#xD;
Melalui riset ini, manfaat yang akan dicapai tidak hanya dalam hal pengayaan ilmu&#xD;
pengetahuan dan teknologi dalam pembelajaran, namun juga pembangunan daerah&#xD;
dalam pemenuhan kebutuhan strategis pembangunan nasional. Institusi pendidikan&#xD;
dapat berperan dalam menguatkan kedudukan IPTEK sebagai modal investasi&#xD;
pembangunan nasional.</summary>
    <dc:date>2021-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

