<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection: Tugas Akhir Mahasiswa S1 Teknik Sipil</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/64" />
  <subtitle>Tugas Akhir Mahasiswa S1 Teknik Sipil</subtitle>
  <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/64</id>
  <updated>2026-03-10T05:18:07Z</updated>
  <dc:date>2026-03-10T05:18:07Z</dc:date>
  <entry>
    <title>IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PEMILIHAN MODA TRANPORTASI PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG SINDUR</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3110" />
    <author>
      <name>Nurwakif, Nurwakif</name>
    </author>
    <author>
      <name>Hakim, Nur</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3110</id>
    <updated>2026-01-08T07:27:50Z</updated>
    <published>2025-08-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PEMILIHAN MODA TRANPORTASI PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG SINDUR
Authors: Nurwakif, Nurwakif; Hakim, Nur
Abstract: Pemilihan moda transportasi untuk perjalanan ke sekolah dipengaruhi oleh&#xD;
berbagai faktor sosial ekonomi dan aksesibilitas. Penelitian ini mengkaji karakteristik&#xD;
pemilihan moda transportasi pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Gunung Sindur,&#xD;
Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan data kuesioner&#xD;
dari 15 responden yang berasal dari SDN Gunung Sindur 01, SDN Gunung Sindur 02,&#xD;
dan SDN Flamboyan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sepeda motor mendominasi&#xD;
sebagai moda utama perjalanan (65,6%), baik sebagai penumpang maupun dikendarai&#xD;
sendiri oleh siswa, diikuti oleh berjalan kaki (17,2%) dan sepeda (10,6%). Sebagian besar&#xD;
siswa menempuh jarak kurang dari 3 km ke sekolah (72,8%), sedangkan sisanya&#xD;
menempuh jarak 3–5 km (19,2%) atau lebih dari 5 km (8%). Kepemilikan kendaraan&#xD;
pribadi tergolong tinggi, dengan 82,1% rumah tangga memiliki sepeda motor dan 45,7%&#xD;
memiliki sepeda. Faktor utama yang memengaruhi pemilihan sekolah meliputi kedekatan&#xD;
lokasi dengan rumah (32,5%), biaya sekolah yang terjangkau (10,6%), dan akses jalan&#xD;
yang mudah (9,3%), baik secara tunggal maupun kombinasi. Temuan ini menunjukkan&#xD;
bahwa jarak tempuh yang pendek, tingginya kepemilikan sepeda motor, serta faktor&#xD;
ekonomi berperan besar dalam membentuk pola perjalanan siswa sekolah dasar di&#xD;
wilayah ini. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan untuk&#xD;
meningkatkan aksesibilitas sekolah dan mendorong perilaku perjalanan yang&#xD;
berkelanjutan.
Description: Dosen Pembimbing: Ir. Nur Hakim, S.T., MCE., IPM.</summary>
    <dc:date>2025-08-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PENGARUH PENAMBAHAN CACAHAN GELAS PLASTIK &amp; KAPUR TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON Fc’35</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3098" />
    <author>
      <name>Irsal Fauzi Utama, Muhammad</name>
    </author>
    <author>
      <name>Husein, Abrar</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3098</id>
    <updated>2026-01-05T07:40:18Z</updated>
    <published>2023-08-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: PENGARUH PENAMBAHAN CACAHAN GELAS PLASTIK &amp; KAPUR TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON Fc’35
Authors: Irsal Fauzi Utama, Muhammad; Husein, Abrar
Abstract: Beton adalah suatu elemen dalam konstrusi yang merupakan struktur sederhana yang&#xD;
dibentuk oleh campuran semen, air, agregat halus, agregat kasar, serta bahan campurar lainnya.&#xD;
Seiring dengan perkembangannya banyak berbagai inovasi yang dilakukan untuk memperbaiki sifat&#xD;
kuat tarik beton. Salah satunya adalah dengan menambahkan campuran cacahan gelas plastik dan&#xD;
kapur terhadap beton dapat berpengaruh kuat tarik belah beton, sehingga dapat diketahui berapa&#xD;
persentase optimum kuat tarik belah yang didapatkan terhadap beton normal Fc’35 pada umur beton&#xD;
14 dan 28 hari.&#xD;
Pada penelitian ini dilakukan dengan campuran cacahan gelas plastik dengan persentase&#xD;
1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3% terhadap agregat kasar dengan campuran kapur 3,5%, 3%, 2,5%, 2%, 1,5%&#xD;
terhadap agregat halus. Pengujian kuat tarik belah ini dilakukan pada umur beton 14 dan 28 hari&#xD;
dengan target kuat tekan sebesar 35 MPa terhadap kuat tarik beton normal. Benda uji yang&#xD;
digunakan berupa silinder 15 cm x 30 cm.&#xD;
Hasil dari penelitian menggunakan cacahan gelas plastik dan kapur mengalami kenaikan.&#xD;
Nilai optimum dari beton umur 14 hari ada pada campuran cacahan gelas plastik 3% dan kapur 1,5%&#xD;
dengan nilai kuat tarik 3,46 MPa dengan persentase perbandingan 12% terhadap nilai kuat tarik&#xD;
beton normal. Sedangkan nilai optimum dari beton umur 28 hari ada pada campuran cacahan gelas&#xD;
plastik 2% dan kapur 2,5% dengan nilai kuat tarik 3,35 MPa dengan persentase perbandingan 3%&#xD;
terhadap nilai kuat tarik beton normal.
Description: Dosen Pembimbing: Ir. Abrar Husein, MT. IPM</summary>
    <dc:date>2023-08-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ANALISIS KENDALA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK APARTEMEN CREATIVO TOWER DAN PMJ LAND TOWER</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3091" />
    <author>
      <name>Theresia Marbun, Juliana</name>
    </author>
    <author>
      <name>Husen, Abrar</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3091</id>
    <updated>2025-12-11T03:50:20Z</updated>
    <published>2025-09-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: ANALISIS KENDALA PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK APARTEMEN CREATIVO TOWER DAN PMJ LAND TOWER
Authors: Theresia Marbun, Juliana; Husen, Abrar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan&#xD;
keterlambatan dalam proyek konstruksi gedung bertingkat serta mengevaluasi sejauh&#xD;
mana manajemen waktu diterapkan secara efektif di lapangan. Metode yang digunakan&#xD;
adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuisioner kepada 51 responden dari&#xD;
dua proyek konstruksi, yang terdiri dari berbagai jabatan seperti project manager, site&#xD;
manager, quality control, dan surveyor. Kuisioner terdiri dari 33 item pertanyaan yang&#xD;
dikelompokkan ke dalam 9 indikator utama, yaitu material, tenaga kerja, peralatan,&#xD;
perencanaan dan pelaksanaan, desain, keuangan, manajerial, lingkungan, dan&#xD;
komunikasi. Uji validitas menggunakan SPSS menunjukkan bahwa semua item valid&#xD;
dengan nilai r hitung &gt; 0.2787, di antaranya X6 (0.729), X11 (0.740), dan X24 (0.885).&#xD;
Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.680, termasuk dalam&#xD;
kategori tinggi. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai&#xD;
Asymp. Sig sebesar 0.200, yang berarti data terdistribusi normal. Hasil analisis statistik&#xD;
deskriptif menunjukkan bahwa indikator tenaga kerja memiliki nilai rata-rata terendah&#xD;
yaitu 2.81, dengan sub-indikator X6 = 2.83 (ketidakmahiran tenaga kerja), X7 = 2.98&#xD;
(kekurangan jumlah pekerja), dan X8 = 2.85 (ketidakdisiplinan). Indikator lingkungan&#xD;
juga berpengaruh signifikan, dengan nilai mean X27 = 2.71 (pengaruh cuaca panas atau&#xD;
hujan). Sedangkan indikator lainnya seperti desain, keuangan, dan manajerial memiliki&#xD;
nilai mean di atas 3.00 yang menunjukkan ketidaksetujuan responden bahwa faktor&#xD;
tersebut berpengaruh terhadap keterlambatan proyek. Penelitian ini menyimpulkan&#xD;
bahwa faktor eksternal (lingkungan) dan internal (tenaga kerja) menjadi hambatan utama&#xD;
dalam penerapan manajemen waktu yang efektif. Oleh karena itu, strategi pengendalian&#xD;
sumber daya manusia dan mitigasi dampak lingkungan menjadi penting dalam&#xD;
perencanaan proyek konstruksi untuk meminimalisir keterlambatan dan menjaga efisiensi&#xD;
pelaksanaan proyek.
Description: Dosen Pembimbing: Ir. Abrar Husen. ST.,MT,.IPM</summary>
    <dc:date>2025-09-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ANALISA KAPASITAS APRON TERMINAL 1 BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO-HATTA</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3047" />
    <author>
      <name>Royyan Andrianto, Muhammad</name>
    </author>
    <author>
      <name>Hakim, Nur</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/3047</id>
    <updated>2025-07-30T03:57:17Z</updated>
    <published>2025-01-01T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: ANALISA KAPASITAS APRON TERMINAL 1 BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO-HATTA
Authors: Royyan Andrianto, Muhammad; Hakim, Nur
Abstract: Pengembangan apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta khususnya Terminal&#xD;
1 bertujuan untuk meningkatkan pelayanan. Oleh karena itu dibutuhkan analisa kapasitas&#xD;
apron Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk memproyeksikan&#xD;
kapasitas apron pada tahun 2044. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proyeksi&#xD;
jumlah pergerakan pesawat dan proyeksi kapasitas apron pada tahun 2044. Penelitian ini&#xD;
dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier untuk menganalisa data pergerakan&#xD;
pesawat 2015-2019. Hasil penelitian ini yaitu setelah dilakukan Analisa diperoleh Pada&#xD;
tahun 2044, proyeksi jumlah penerbangan mencapai 287.222 dan membutuhkan 59&#xD;
tempat parkir dengan kapasitas tempat parkir eksisting dan tambahan remote apron&#xD;
dengan total 78 tempat parkir dengan persentase 75%. Sehingga kapasitas apron Bandara&#xD;
Internasional Soekarno-Hatta yang ada saat ini masih mencukupi untuk digunakan hingga&#xD;
2044.
Description: Dosen Pembimbing: Ir. Nur Hakim, MCE, IPM</summary>
    <dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

