<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Community:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1986" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1986</id>
  <updated>2026-03-10T10:04:11Z</updated>
  <dc:date>2026-03-10T10:04:11Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Pembuatan Thermoplastik Elastomer dari Latex melalui Metode Atom Transfer Radical Polymerization (ATRP) untuk aplikasi Bearing Jembatan</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1989" />
    <author>
      <name>Handayani, Aniek Sri</name>
    </author>
    <author>
      <name>Lumingkewas, Riana Herlina</name>
    </author>
    <author>
      <name>Chalid, Moch.</name>
    </author>
    <author>
      <name>Priadi, Dedi</name>
    </author>
    <author>
      <name>Savetlana, Shirley</name>
    </author>
    <id>http://repository.iti.ac.id/jspui/handle/123456789/1989</id>
    <updated>2024-02-22T08:50:27Z</updated>
    <published>2018-11-11T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Pembuatan Thermoplastik Elastomer dari Latex melalui Metode Atom Transfer Radical Polymerization (ATRP) untuk aplikasi Bearing Jembatan
Authors: Handayani, Aniek Sri; Lumingkewas, Riana Herlina; Chalid, Moch.; Priadi, Dedi; Savetlana, Shirley
Abstract: Karet alam merupakan Biomacromolecule yang dikenal dengan 1,4-poliisoprene memiliki&#xD;
sifat yang special termasuk memiliki ketahanan yang tinggi, kekuatan dan ketangguhan yang&#xD;
baik. Karet alam memiliki berbagai aplikasi produk karet seperti ban mobil, sarung tangan&#xD;
karet, dan bearing karet. Indonesia merupakan Negara penghasil karet terbesar kedua dunia&#xD;
setelah Thailand. Berdasarkan analisa Bisnis.com, produksi karet mentah Indonesia melimpah&#xD;
tetapi bahan baku industri hilir, seperti crumb rubber masih impor sekitar 70-80%, hal ini&#xD;
membuka peluang untuk melakukan diversifikasi produk latex menjadi produk thermoplastic&#xD;
elastomer (TPE) dengan harga 2 – 9 usd/kg meningkat sebesar 100 – 900% dari harga latex.&#xD;
Termoplasik elastomer (TPE) merupakan material yang bersifat termoplastik dan elastis yang&#xD;
merupakan gabungan antara material yang bersifat termoplastik seperti metil metakrilat&#xD;
(MMA) dan yang bersifat elastis seperti latex. Starch-g-PMMA merupakan produk kopolimer&#xD;
hasil sintesis melalui metode ATRP dibiayai dari hibah insinas tahun 2013 dan hibah bersaing&#xD;
tahun 2014-2016 yang dapat digunakan sebagai kompatibilizer pada pencampuran polimer&#xD;
alam dan polimer sintetik seperti pada PP dan serat alam. Metode Atom Transfer radical&#xD;
Polymeriation (ATRP) dapat diaplikasikan pada sintesa kopolimer latex-g-PMMA yang akan&#xD;
diaplikasikan sebagai kompatibel agen pada pencampuran antara latex/PMMA. Penelitian&#xD;
diawali dengan membentuk pusat aktif pada latex oleh substitusi gugus aktif alkil bromide&#xD;
melalui modifikasi dua langkah yaitu epoksidasi parsial pada ikatan C=C, diikuti dengan&#xD;
penambahan nukleofilik dari asam karboksilat dengan gugus fungsi alkil bromide pada cincin&#xD;
oxirane dari karet terepoxidasi (ENR) menghasilkan latex-alkil bromida. Selanjutnya latex&#xD;
alkil bromide digunakan sebagai makroinisiator untuk memulai ATRP dengan monomer&#xD;
MMA. Pada bagian pertama kelayakan reaksi pencangkokan diverifikasi dengan mempelajari&#xD;
ATRP dari makroinisiator latex-alkil bromide melalui epoksidasi dengan asamchloroperbenzoic (CPBA) diikuti dengan penambahan asam karboksilat alkil bromida pada&#xD;
cincin oxirane. Penambahan asam terjadi sesuai mekanisme SN2 dengan fiksasi kelompok&#xD;
asam pada karbon yang disubtitusi dari cincin oxirane yang akan bersaing dengan reaksi&#xD;
sekunder kearah pembentukan kembali cincin oxirane, mengarah pada pembentukan dua&#xD;
alkohol alil, dengan keasaman sesuai dengan kadar asam karboksilat yang digunakan.&#xD;
Selanjutnya digunakan campuran ligan sebagai stock solution untuk memulai ATRP latex-gPMMA pada 90 ° C dalam campuran pelarut DMF/air menggunakan Cu (I) Br kompleks&#xD;
dengan ligan poliamina. Beberapa ligan diuji: N- (n-oktil) -2-pyridylmethanimine (NOPMI),&#xD;
N- (n-oktadesil) -2-pyridylmethanimine (NODPMI), dan 1,1,4,7,7-&#xD;
pentamethyldiethylenetriamine (PMDETA). Produk dikontrol terhadap berat molekul (SECn,&#xD;
Mn) dan indeks polidispersitas (PDI) diperoleh dengan O- (2-hidroksi-2-metil-1- (n-propil)&#xD;
pentil) -2-bromoisobutyrate sebagai pemrakarsa di hadapan CuBr / NOPMI sebagai sistem&#xD;
katalitik. Pada bagian kedua, dilakukan optimalisasi formulasi komposisi yang diperoleh dari&#xD;
proses tahun pertama, dilakukan scale up di laboratorium untuk pembuatan macroinitiator&#xD;
latex-alkil bromide dilanjutkan dengan pencangkokan dengan MMA. Produk dikarakterisasi&#xD;
terhadap berat molekul (SECn), index PDI. Selanjutnya dilakukan uji kinerja latex-g-PMMA&#xD;
pada pemrosesan latex dengan PMMA pada skala laboratorium. Pada bagian terakhir, rancang&#xD;
bangun proses pembuatan thermoplastic elastomer latex//PMMA/latex-g-PMMA pada scaleup dari skala laboratorium. Karakterisasi produk dilakukan terhadap Struktur kimia&#xD;
menggunakan FT-IR, 1H dan 13C NMR. Sifat termal dari kopolimer cangkok dipelajari&#xD;
menggunakan Scaning Thermal Analyzer (STA). Morphologi dipelajari menggunakan&#xD;
scanning electron microscopy (SEM). Sifat mekanik (kuat tarik, ketahanan sobek, keuletan dan&#xD;
ketangguhan) dipelajari menggunakan Dinamic Mechanical Analyzer (DMA). Untuk&#xD;
meningkatkan performance TPE latex/PMMA/latex-g-PMMA pada aplikasi bearing jembatan&#xD;
dalam meredam suara akibat beban dan gesekan, maka ditambahkan filler selulose dengan memanfaatkan produk starch-g-PMMA yang telah dihasilkan pada penelitian sebelumnya&#xD;
sebagai kompatibel agen pada pencampuran TPE (latex/PMMA) dengan selulosa. Produk&#xD;
TPE/selulose blend dianalisa sesuai standar ASTM D 412.&#xD;
Luaran penelitian wajib tahun pertama berupa 1 makalah Accepted pada journal of&#xD;
Polymers and Environmental dengan impak factor 1,969. Sedangkan luaran tambahan berupa&#xD;
1 makalah accepted pada Majalah Polimer Indonesia (MPI) terakreditasi LIPI, 1 makalah yang&#xD;
akan diseminasi pada Internasional Polymers Science and Technology (IPST 2018) dan 1&#xD;
makalah yang akan diseminarkan pada seminar nasional Teknik Kimia Unpar 2018. Sedangkan&#xD;
dari hasil penelitian diperoleh HKI berupa produk dan draft paten dengan kesiapan teknologi&#xD;
level 4, tahun kedua berupa luaran wajib 1 makalah accepted pada jurnal Polymers Chemistry&#xD;
dengan impak factor 2,020, dan luaran tambahan berupa 1 makalah published pada proceeding&#xD;
internasional RSCE 2019 dan 1 makalah terbit pada proceeding nasional SNP XII 2019. Hasil&#xD;
penelitian berupa produk dan draft paten dengan tingkat kesiapan teknologi pada level 5.</summary>
    <dc:date>2018-11-11T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

